Bocah Tenggelam di Bitung
Puluhan Personel Gabungan Lakukan Pencarian Bayi Tenggelam di Pantai Madidir Bitung
Proses pencarin dilakukan oleh Basarnas Manado dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di sekitar tempat kejadian.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Proses pencarian terhadap seorang bayi yang tenggelam, di pantai Madidir Kelurahan Madidir Unet Kecamatan Madidir Kota Bitung masih terus berlangsung, Selasa (8/3/2022) malam.
Proses pencarin dilakukan oleh Basarnas Manado dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di sekitar tempat kejadian.
Menurut Ka Ops Basarnas Manado Jandry S Paendong, dalam pencarian pihaknya mengerahkan satu uni perahu karet dengan 10 personil.
Sementara itu untuk personil dari BPBD Kota Bitung sebanyak 30 orang, menggunakan perahu milik warga.
Personil BPBD bergantian melakukan pencarian, dibawah pengawasan langsung Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Bitung Fivy Kadeke.
Hingga berita ini diturunkan satu orang bayi bernama Ilham Akbar Tampilang 7 bulan belum ditemukan.
Semantara sang kakak Muhamad Rehan Tampilang ditemukan meninggal.
Korban meninggal dievakuasi oleh nelayan yang menggunakan perahu pakura.
Terut di evakuasi, ibu dari dua bocah yaitu Atika Puspita usian sekitar 20an tahun dan laki-laki Irsan Manoarfa (40) dalam keadaan selamat.
Sekeluarga ini mengalami nasib naas, di hempas ombak dan angin kencang saat hendak bepergian menggunakan satu unit perahu pakura warna merah, putih dan biru.
Keemat orang ini, bertolak dari Pantai Dodik di Kelurahan Wangurer Kecamatan Girian Kota Bitung menuju Kelurahan Kareko di Pulau Lembeh sekitar pukul 15.00 wita, Selasa (8/3/2022).
Dalam perjalanan, ketika berada di pantai Madidir atau di dekat perusahan Agro Makmur Raya (AMR) perahu Pakura yang di kemudikan Irsan Manoarfa di hantam ombak.
Mengakibatkan perahu pakura terbakik seperti tempurung kelapa.
Keempat orang tersebut tenggelam, dua diantaranya meninggal dunia dan dua lainnya selamat.
Tentang Bitung