Berita Sitaro

Harga Sejumlah Bapok di Pasar Tradisional Sitaro Naik

Data dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Diseprindag-Naker) Sitaro mencatat, sedikitnya tujuh jenis bapok mengalami kenaikan harga.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Suasana di dalam Pasar Ulu Siau Kabupaten Sitaro. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah item kebutuhan bahan pokok atau bapok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengalami kenaikan harga jual.

Data dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Diseprindag-Naker) Sitaro mencatat, sedikitnya tujuh jenis bapok mengalami kenaikan harga jual di pasaran.

Mulai dari Gula Merah, Minyak Goreng Curah, Kacang Hijau, Cabe Kriting, Cabe, Bawang Merah dan Bunci.

Dari tujuh item bapok ini, Cabe dan Bawang Merah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, yakni Cabe dari Rp 70 ribu per kilogram menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Sedangkan harga Bawang Merah naik Rp 12 ribu, dari sebelumnya Rp 40 ribu menjadi Rp 52 ribu per kilogramnya.

Sementara Gula Merah dari sebelumnya Rp 14 ribu per kilo, naik menjadi Rp 22 ribu.

Minyak Goreng Curah dari Rp 15 ribu naik menjadi Rp 17 ribu.

Kacang Hijau dari Rp 28 ribu menjadi Rp 29 ribu.

Cabe Kriting dari Rp 70 ribu menjadi Rp 75 ribu.

Buncis menjadi Rp 25 ribu dari sebelumnya Rp 20 ribu.

Meski begitu, penurunan harga jual juga berlaku pada beberapa jenis bapok lain semisal Mentega Curah, Telur, Kacang Tanah, Tomat serta Bawang Putih.

Di mana harga jual Mentega Curah yang sebelumnya Rp 19 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 18 ribu.

Telur dari Rp 47 ribu turun menjadi Rp 46 ribu per papan.

Begitu pula dengan Kacang Tanah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 38 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved