Sejarah

Marga-marga di Minahasa yang Diturunkan dari Tahanan Perang Asal Padang

Roger menyebut, jumlah eksil atau tahanan perang asal Padang melebihi jumlah eksil dari Jawa yang akhirnya menumbuhkan wilayah Jawa Tondano (Jaton).

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
(Foto koleksi: colonialarchitecture.eu)
Kota Manado tahun 1910. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak hanya Tuanku Imam Bonjol, tahanan perang asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) di era kolonial rupanya banyak yang diasingkan ke Sulawesi Utara (Sulut).

Hal ini diungkapkan oleh Dosen Sejarah Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Roger Allan Kembuan.

Roger menyebut, jumlah eksil atau tahanan perang asal Padang melebihi jumlah eksil dari Jawa yang akhirnya menumbuhkan wilayah Jawa Tondano (Jaton).

"Jumlah eksil dari Padang sebenarnya lebih banyak dari Jawa. Namun, eksil dari Padang datangnya tidak serombongan, juga dalam waktu yang berbeda. Selain itu lebih tersebar di Minahasa, Tomohon, dan Manado," jelas Roger, Senin (28/2/2022).

Selain rombongan Imam Bonjol, eksil Padang yang diasingkan di Minahasa berasal dari perang-perang kecil di Padang.

Di era kolonial, Padang sendri merupakan salah satu wilayah yang sering bergejolak.

Banyaknya eksil Padang di Sulut rupanya memberi pengaruh, salah satunya memunculkan marga baru di Minahasa.

Marga tersebut berawal dari pernikahan ketiga pengikut Imam Bonjol yaitu anak tertuanya, Sultan Saidi; kemenakan, Abdul Wahid; dan orang kepercayaan Imam Bonjol, Baginda Tan Labih yang menikahi perempuan Minahasa saat pengasingan di Desa Koka, Minahasa.

Satu tahun setelah Imam Bonjol meninggal, karena sudah dianggap tidak berbahaya, ketiganya diberi pilihan untuk pulang kampung.

"Sultan Saidi dan Abdul Wahid beserta keluarga memilih pulang, sedangkan Baginda Tan Labih memilih menetap di Minahasa. Di situlah awal muncul marga Baginda di Minahasa," terang Roger.

Baginda Tan Labih sendiri diketahui menikahi perempuan Minahasa bernama Watok Pantouw.

Sepanjang hidupnya, Baginda Tan Labih menjaga tanah yang sempat dibeli Imam Bonjol di Koka.

Selain Baginda, ada nama Padang lain yang diwariskan menjadi marga Minahasa seperti Buyung, Malimudo, dan Nantujuh. (*)

Peringati Hari Kanker Anak Dunia, Rambut Ganjar Pranowo Dicukur Gundul

Pantas Bisa Cegah Kanker, Ternyata Buah Nanas Punya Segudang Manfaat Luar Biasa Ini, Penuh Nutrisi

Potret Terbaru Gewa Anak Glenn Fredly dan Mutia Ayu Beredar, Parasnya Tuai Pujian

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved