Berita Nasional

Akhirnya Terungkap Alasan Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Imran Dg Situju, Meninggal di Depan Ruko

Baru-baru ini sosok Imran Dg Situju (64), ditemukan meninggal dunia di Gowa Sulawesi Selatan, Selasa (22/2/22).

Editor: Rhendi Umar
TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
suasana Tim Inafis Polres Gowa melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat di Dusun Cambaya, Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga,Gowa Selasa (22/2/22) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini sosok Imran Dg Situju (64), ditemukan meninggal dunia di Gowa Sulawesi Selatan, Selasa (22/2/22).

Tepatnya, di Dusun Cambaya, Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga.

Korban ditemukan dalam keadaan tergeletak depan sebuah ruko.

Kasi Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan menuturkan, keluarga korban menolak jasad almarhum diautopsi.

Pasalnya, keluarga korban menduga Imran Dg Situju meninggal karena penyakit diderita.

"Pihak keluarga korban sudah tiba di Polsek Palangga dan telah membuat surat pernyataan penolakan dilakukan autopsi," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Imran Dg Situju (64), ditemukan meninggal dunia di Gowa Sulawesi Selatan, Selasa (22/2/22).

Korban ditemukan dalam keadaan tergeletak depan sebuah Ruko.

Kasi Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan menjelaskan kronologi penemuan mayat itu.

Awalnya, korban bersama istrinya datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) Senin sore kemarin.

Disitu, ia sudah dalam kondisi lemah.

Menurut saksi kata Tambunan, korban bersama istrinya diarahkan untuk beristirahat di atas bale-bale tempatnya berjualan.

Namun, keesokan harinya sekira 08.00 pagi tadi, saksi Sukriyadi menemukan korban dalam keadaan tergeletak tak bernyawa lagi.

Berselang beberapa jam, polisi pun tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved