Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Selasa 22 Februari 2022, BMKG: Sebanyak 18 Perairan Alami Gelombang Tinggi 4-6 Meter
BMKG menyebutkan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat daya Banten, yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini peringatan dini BMKG terkait cuaca ekstrem gelombang tinggi besok Selasa 22 Februari 2022.
Berdasarkan informasi BMKG, Sejumlah perairan alami gelombang tinggi 2 hingga 6 meter.
Peringatan dini yang dikeluarkan BMKG selain menginfokan sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan lebat, juga beberapa wilayah perairan alami gelombang tinggi pada Selasa 22 Februari 2022.
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Besok Selasa 22 Februari 2022: Berikut Ini Daftar Daerah Alami Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Selasa (22/2/2022).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.
BMKG menyebutkan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat daya Banten, yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Samudra Hindia barat Bengkulu-barat daya Banten.
Sirkulasi siklonik lainnya terpantau di utara Papua Barat dan di Laut Arafuru sebelah selatan kep. Tanimbar. Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Jawa Timur, dari Kalimantan Utara hingga Sulawesi bagian utara, di Sulawesi bagian tengah, di Laut Banda, di Papua Barat dan Papua.
Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) terdapat di NTB, NTT, Laut Flores, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, Maluku Utara, Maluku, dan Sulawesi bagian selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Perairan utara Sabang
Perairan barat Aceh hingga Kep. Mentawai
Perairan timur P. Enggano - Bengkulu
Perairan barat Lampung
Samudera Hindia barat P. Sumatera
Selat Sunda
Perairan selatan Banten hingga P. Sumba
Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan
Selat Sumba bagian barat
Laut Sawu bagian selatan
Samudera Hindia selatan P. Jawa hingga P. Sumba
Perairan Kep. Anambas-Natuna
Laut Jawa bagian tengah hingga timur
Selat Makassar bagian selatan
Perairan Kep. Selayar
Teluk Bone bagian selatan
Perairan Baubau - Wakatobi
Laut Flores
Laut Sulawesi
Perairan utara Sulawesi Utara
Perairan Kep. Banggai
Perairan Fak-fak - Kaimana
Perairan Amamapare-Agats
Perairan Kep. Sermata-Leti
Laut Arafuru
Teluk Cenderawasih.
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Perairan utara Kep. Natuna
Perairan selatan Sulawesi Utara
Perairan Bitung - Kep. Sitaro
Perairan Kep. Sangihe-Talaud
Laut Maluku
Perairan Kep. Sula
Laut Seram
Perairan P. Buru
Perairan P. Ambon - P. Seram
Perairan Kep. Kai-Aru
Perairan Kep. Babar-Tanimbar
Perairan Halmahera
Perairan utara Papua Barat hingga Papua.
Area Perairan dengan Gelombang Sangat Tinggi (4.0 - 6.0 m)
Laut Natuna Utara
Laut Halmahera
Laut Banda
Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
DKI Jakarta
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)