Berita Foto
BERITA FOTO, Kondisi Terkini Waterfront Malalayang Manado
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam tahun anggaran 2020 sementara membangun kawasan wisata Pantai.
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah bangunan dan fasilitas wisata mulai tersedia meskipun masih dalam proses pembangunan Waterfront Malalayang Manado, Kamis (17/2/2022).
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam tahun anggaran 2020 sementara membangun kawasan wisata Pantai Malalayang di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Kawasan wisata ini berdekatan dengan kawasan Bunaken, Tomohon-Tondano dan Bitung-Lembeh.
Penataan Pantai Malalayang didesain sebagai Public Beach Promenade sepanjang 1,2 kilometer.
Mengutamakan peningkatan figurasi ruang publik kota yang membentang tepi pantai.
Sehingga akan menjadi waterfront city untuk mempercantik wajah kota yang menghadap pantai.
Promenade Pantai Malalayang juga didesain sebagai beach walk dan ruang aktivitas pluralistik warga.
Pengunjung dapat berjalan kaki menikmati panorama pantai di antara pepohonan atau sekadar duduk-duduk di tepi pantai, dan berolahraga.
Di beberapa titik promenade didesain dengan bangunan landmark yang membuat visual kawasan semakin menarik, seperti cultural space yang merupakan open theatre, beberapa tower dermaga dengan desain bangunan tradisional Manado, kios tower dan dermaga sebagai penanda gerbang kawasan serta koridor hijau/green tunnel corridor yang dikonservasi di sepanjang promenade untuk pengendara mobil dan motor.
Pantai Malalayang berada di tepi jalan Trans Sulawesi, berjarak 21,2 km dari Bandara Sam Ratulangi, 8 km dari pusat Kota Manado dan 66,2 km dari Pantai Paal.