Info BMKG
Apa Itu Gelombang Equatorial Rossby? Ini Daerah yang Diingatkan BMKG
Potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, banjir rob atau Banjir.
TRIBUNMANADO.CO.ID - BMKG keluarkan peringatan untuk wilayah NTT.
Ada Gelombang Equatorial Rossby atau gelombang planet atau gelombang air frekuensi aktif di wilayah NTT.
Berikut penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai apa itu Gelombang Equatorial Rossby?
Baca juga: Info Gempa Terkini Sabtu (12/02/22) Pagi, Guncangan di Laut Magnitudo 4.2 dan 5.5, Ini Lokasinya
Baca juga: Potret Reynaldy Kamea, Suami dari Polwan Cantik yang Viral Belakangan Ini
Baca juga: Potret Machica Mochtar, Korban Tabrak Lari, Wajah Penuh Memar, Dia Adalah Penyanyi Dangdut 80-an
Ilustrasi hujan lebat. (Freepik.com)
Info terkini BMKG terpantau juga ada tekanan rendah di selatan NTT.
Kepala Stasiun Meteorologi Klas II El Tari Kupang Agung Studio Abadi menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Kupang, Jumat 11 Februari 2022.
Ia menjelaskan, Gelombang Rossby Ekuatorial merupakan fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya.
Ia menyebut kondisi itu dapat meningkatkannya pertumbuhan awan hujan (konvektif) dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Agung mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, banjir rob atau anjir di wilayah pesisir, tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin, dan sambaran petir.
Menurutnya, yang paling patut diwaspadai adalah potensi longsor dan banjir bandang di daerah bertopografi curam atau bergunung maupun tebing.
"Patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut," katanya.
Ia mengatakan, wilayah NTT disebut berada di periode puncak musim hujan dengan kelembapan yang cukup tinggi serta kondisi labilitas lokal yang kuat.
Sementara wilayah yang berpotensi hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat hingga 12 Februari 2022 nanti adalah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende.
Selanjutnya di Kabupaten Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote, Sabu, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya. (*)
Berita Terkait INFO BMKG
Telah tayang di Pos-Kupang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-angin-kencang-3.jpg)