Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Selasa 8 Februari 2022

BACAAN ALKITAB Bilangan 8:9-11 - Persembahan Unjukan

Persembahan unjukan adalah persembahan yang diberikan kepada Allah untuk menjadi milik kepunyaan-Nya dan digunakan sepenuhnya untuk melayani Dia

Editor: Aswin_Lumintang
NET
Ilustrasi Holy Bible 

  Bilangan 8:9-11
TRIBUNMANADO.CO.ID - Persembahan unjukan adalah persembahan yang diberikan kepada Allah untuk menjadi milik kepunyaan-Nya dan digunakan sepenuhnya untuk melayani Dia, demi hormat, kemuliaan dan keagungan nama Tuhan. Jadi, umat Lewi diunjuk atau diserahkan kepada Tuhan sepenuhnya menjadi milik kepunyaan-Nya, dan dipakai sepenuhnya sebagai hamba Allah yang setia.

Israel adalah umat atau bangsa pilihan Tuhan. Tetapi suku Lewi adalah umat milik dan kepunyaan Tuhan. Mereka hidup dari kehambaan dan pelayanan mereka kepada Tuhan. Sebab mereka menjadi milik pusaka Allah.

Bacaan Alkitab Yerusalem yang Baru, Wahyu 21: 9-27: Malam Tidak Ada Lagi Disana
Bacaan Alkitab Yerusalem yang Baru, Wahyu 21: 9-27: Malam Tidak Ada Lagi Disana (Kolase Tribun Manado / Istimewa)

Karena itu, sebagai umat milik kepunyaan Tuhan, mereka harus melewati prosesi ritual penahiran, penghapusan dosa, dan diperlengkapi menjadi hamba yang setia dan taat pada-Nya. Orang Israel selain menyaksikan penahbisan mereka, juga harus meletakkan tangannya atas orang Lewi itu, sementara Harun akan mengunjukkan mereka (orang Lewi) kepada Allah sebagai persembahan unjukkan.

Dengan demikian, suku Lewi selain menjadi milik kepunyaan Allah, hidup mereka juga dipersembahkan kepada Allah, melayani Dia sepunuhnya, seterusnya sampai selamanya. Mereka haruslah menjaga kekudusan hidup, yang berkenan kepada Tuhan dan selalu menyenangkan hati-Nya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  "Selanjutnya haruslah kausuruh orang Lewi mendekat ke depan Kemah Pertemuan, dan kaupanggil berkumpul segenap umat Israel.
  Apabila engkau telah menyuruh orang Lewi mendekat ke hadapan TUHAN, maka haruslah orang Israel meletakkan tangannya atas orang Lewi itu,
  dan Harun harus mengunjukkan orang Lewi itu sebagai persembahan unjukan dari antara orang Israel di hadapan TUHAN, dan demikianlah mereka diuntukkan melakukan pekerjaan jabatannya bagi TUHAN." (ay 9-11)

Semua orang Kristen terpanggil dan dipanggil Allah serta dipilih Kristus sebagai persembahan unjukan kepada-Nya. Jadi, kita adalah kaum Lewi masa kini yang bertugas melayani dunia ini. Memperkenalkan Kristus, mewujudkan dan melaksanakan kehendak firman Tuhan dalam kehidupan kita setiap hari.

Seperti konsep atau pemikiran Johan Calvin, yakni bahwa umat Tuhan bertugas untuk menjadikan bumi atau dunia ini sebagai panggung kemuliaan nama Tuhan: _(to make the world as the theatron of gloria Deo)_.
Jadi kehadiran umat Kristen di dunia adalah menjadikan dunia sebagai panggung kemuliaan nama Tuhan, dengan kita umat-Nya sebagai pemeran utamanya, dalam memperkenalkan dan mempertontonkan ajaran dan firman Tuhan dalam kehidupan kita.

Seperti orang Lewi yang masing-masing memiliki tugas dan peran, sesuai talenta dan karunia yang Tuhan karuniakan, maka demikian dengan kita sebagai Lewi masa kini, masing-masing kita diberikan karunia, talenta bahkan kekuatan dan kemampuan serta tugas yang berbeda-beda menurut kapasitas dan potensi kita.

Itulah yang harus kita kerjakan dan pertanggungjawabkan. Kita telah diunjukkan kepada Kristus terutama setelah kita mengaku sendiri kepercayaan dan keimanan serta ketaatan kita kepada Tuhan. Kita telah menjadi persembahan unjukkan kepada-Nya.

Kerjakanlah semua tugas, jabatan kepelayanan dan kehambaan itu. Doakan semua yang kita kerjakan dan kerjakan semua yang kita doakan agar kita tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari firman-Nya. Tetapi selalu setia dan taat pada-Nya dalam segala hal dan di setiap waktu.

Kita adalah persembahan unjukkan itu. Maka janganlah sia-siakan kepercayaan dan keterpanggilan serta jabatan kita sebagai hamba-Nya. Tapi hendaklah sebagai keluarga dan jemaat Kristen, kita semakin hidup berkenan kepada-Nya dan menunjukkan serta menjadikan dunia ini sebagai panggung kemuliaan Tuhan, lewat sikap dan prilaku hidup yang berkenan kepada-Nya, sehingga dari semua itu, nama Tuhan Yesus saja yang dipuji dan dimuliakan kekal selamanya. Amin

 DOA: Tuhan Yesus, pakailah kami sebagai persembahan yang hidup yang kudus dan yang berkenan kepada-Mu. Jadikanlah hidup kami untuk hormat dan kemuliaan nama-Mu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved