Citizen Journalism

Kejayaan Manado Beach Hotel, Apakah Mimpi Itu Akan Kembali dan Menjadi Kenyataan?

'Tulisan ini murni dan semoga bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua supaya kasus serupa MBH Gate ini tidak akan terjadi pada aset-aset lain'

Editor: Finneke Wolajan
Facebook
Meike Juliana M   

Citizen Journalism oleh Meike Juliana M  

Sekretaris PT. Pengembangan Pariwisata Sulawesi Utara 2001-2002

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hati saya tersentak saat membaca tribunmanado.co.id pada 21 Januari 2022 yang memuat "Pernyataan Gubernur Sulawesi Utara Bp. Olly Dondokambey bahwa Manado Beach Hotel sah milik Pemprov Sulut".

Tahun ini genap 20 tahun saya meninggalkan Indonesia untuk hidup dan bermukim di negeri orang.

Itu adalah waktu yang cukup panjang dan entah mengapa masih ada hal yang terasa mengganjal sehingga saya menulis ini.

Semua terasa seperti kemarin saja. Waktu telah berganti tapi ada yang sama bahwa setiap mengingat hal itu, hati saya bagaikan teriris dan perut saya sakit.

Gedung Manado Beach Hotel yang ada di Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa.
Gedung Manado Beach Hotel yang ada di Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa. (tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Ya, bagaimana tidak. Itu adalah kesakitan akibat mimpi sukses yang putus di tengah jalan.

Semua berawal saat saya bekerja sebagai sekretaris di PT. Pengembangan Pariwisata Sulawesi Utara (PT. PPSU).

Pada saat saya bekerja di sana, perusahaan itu dalam proses restrukturisasi.

Akibat krisis moneter pada tahun 1998 dan juga pengaruh beberapa faktor lainnya membuat  Manado Beach Hotel yang juga adalah hotel pioneer berbintang di Sulawesi Utara yang diresmikan pada tahun 1991 oleh Presiden Soeharto itu, mulai meredup pada tahun 1999.

Keadaannya bagaikan mati enggan, hidup pun tak mau.

Manado Beach Hotel adalah salah satu aset yang dimiliki oleh beberapa Pemegang Saham termasuk Pemerintah Provinsi  Sulawesi Utara dengan PT. PPSU sebagai pengelola Kawasan Wisata Tasik Ria dimana MBH dibangun.

Akibat hutang yang melilit maka PT. PPSU diambil alih oleh Badan Penyehahatan Perbankan Nasional (BPPN).

Sejak program rekstrukturisasi pada Desember 2000, Komite Eksekutif BPPN memutuskan untuk membawa masalah ini ke Komite Kebijakan Sektor Keuangan ( KKSK).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved