Orang Hilang

Dua Hari Pencarian Korban di Pantai Paal Likupang, Basarnas Kerahkan Teknologi Penyelaman Canggih

Hingga saat ini, Senin (7/2/2022) Tim Basarnas terus melakukan pencarian terhadap seorang anak bernama Yonathan Rumimpunu yang terseret ombak

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Chintya Rantung
Dok. SAR Manado
Tim SAR Manado melanjutkan pencarian Yonathan Rumimpuni, remaja yang terseret ombak di Pantai Pal, Likupang, Senin (07/02/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Hingga saat ini, Senin (7/2/2022) Tim Basarnas terus melakukan pencarian terhadap seorang anak bernama Yonathan Rumimpunu yang terseret ombak di pantai Pal Likupang, Desa Marinsow, Minahasa Utara.

Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Manado Suhri Sinaga mengatakan, saat mengetahui hal ini pihaknya langsung memerintahkan personil di Mabes untuk membantu pencarian korban.

"Sebanyak 10 personil di kerahkan untuk pencarian korban, pencarian hari akan di fokuskan dengan penyelaman," ujar Kakansar.

Ia menambahkan bahwa pencarian akan menggunakan alat baru yang bernama Aqua Eye, gunanya untuk pendeteksi korban di bawah air atau benda-benda yang ada di dalam air.

Alat ini seperti sonar atau radar jarak nya sampai 50 Meter dari titik posisi alat dinyalakan, nantinya alat ini akan memberikan tanda X apabila ada korban yang ditangkap Aqua Eye," jelasnya.

Suhri Sianga pun mengucapkan selamat bekerja kepada Tim SAR gabungan baik dari Basarnas, Pemerintah daerah, masyrakat setempat dan keluarga korban.

"Jalinlah koordinasi yang baik sesama tim yang di lapangan, kami harap dengan menggunakan alat canggih Aqua Eye ini bisa maksimal pencarian dan mempercepat penemuan korban," pungkasnya.

Diketahui, hari ini, Senin (7/2/2022) memasuki pencarian korban hari ke 2, pihaknya akan fokuskan dengan penyelaman di sekitar LKP menerjunkan empat penyelam dari Basarnas.

Berdasarkan kronologi, peristiwa tersebut berawal dari sejumlah remaja Desa Wasian, Kecamatan Dimembe sedang asik liburan di pantai Pal Likupang Desa Marinsow.

Mereka datang ke pantai sudah menejelang sore sekitar pukul 15.00, saat korban bersama teman temannya sedang mandi, terjadi gelombang ombak tinggi.

Salah satu bocah bernama Yonathan Rumimpunu diketahui nekat ketengah laut namun setelah ditunggu teman-temannya sekitar 15 menit korban belum muncul juga.

Kemudian teman-teman korban lari di pinggiran pantai untuk mencari keberadaan korban akan tetapi tidak menemukan korban.

Akhirnya teman korban melaporkan ke penjaga pantai agar melaporkan ke Basarnas untuk melakukan pencarian.

Baca juga: Peringatan Dini Besok Selasa 8 Februari 2022, BMKG: Waspada Ini Kabupaten/Kota Alami Cuaca Ekstrem

Baca juga: Basarnas Manado Kerahkan Penyelam dan Aqua Eye Cari Remaja Wasian Terseret Ombak Pantai Pal Likupang

Baca juga: Chord Gitar Knight in Rusty Armour - Peter & Gordon

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved