Opini

Menyoal Penutupan Gudang Sianida di Minahasa Utara

Ditulis Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup atau Walhi Sulut Theo Runtuwene SH MH

fistel mukuan/tribun manado
Direktur Eksekutif Walhi Sulut Theo Runtuwene 

Sebab ini menurut kami masuk dalam kategori kejahatan luar biasa, ini menyangkut ancaman public yang sangat luas serta sianida tidak boleh semata-mata dilihat dipakai hanya dalam proses-proses pertambangan saja.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulut jangan tidur melihat masalah ini yang sudah kesekian kali terjadi di Sulawesi Utara.

Bahan kimia berbahaya seperti sianida harus terintegrasi sehingga peredarannya bisa dideteksi.

Pemerintah harus bergerak cepat menyelesaikan masalah ini hal ini.

Perlu dilakukan agar sianida yang sudah terjual secara melawan hukum di gudang yang tidak memiliki izin di Minahasa Utara itu, tidak disalahgunakan untuk tindak kejahatan seperti pada kasus meninggalnya Wayan Mirna Salihin.

Harus diawasi siapa yang beli? Alamatnya di mana? Lembaga atau individu siapa yang beli?

Kemendag harus konsisten, berkordinasi dengan instansi terkait berdasarkan Permendag No. 75/M-Dag/Per/10/2014 mengenai pengawasan pendistribusian bahan berbahaya, pengawasan dilakukan oleh Kemendag, Badan POM, Dinas Provinsi, dan Kab/Kota, serta instansi aparat penegak hukum.

Walhi Sulut melihat sejauh ini masih sangat mudah mendapatkan bahan kimia berbahaya tersebut dan tidak terdeteksi dengan baik. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved