Harga Minyak Goreng

Ekonom Robert Winerungan: Minyak Goreng Satu Harga Akan Timbulkan Beban Subsidi

Sebagai bebutuhan pokok pemerintah mempunyai kewajiban mempengaruhi harga tatkala sudah terlampau mahal untuk melindungi konsumen.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fistel mukuan/tribun manado
Penjual minyak goreng di pasar Pinasungkulan di Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Minyak goreng merupakan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Sebagai bebutuhan pokok pemerintah mempunyai kewajiban mempengaruhi harga tatkala sudah terlampau mahal untuk melindungi konsumen.

Caranya dengan menetapkan harga tertinggi dan tatkala harga sudah sangat turun maka pemerintah akan melindungi produsen dengan cara akan membuat kebijakan menetapkan harga dasar.

Saat ini harga minyak goreng naik tajam dan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memberlakukan kebijakan baru terkait harga minyak goreng yang mengatur dengan memberlakukan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) bagi minyak goreng curah hingga kemasan premium baik kemasan sederhana maupun kemasan premium.

Kebijakan HET terhadap minyak goreng saat ini sudah menimbulkan persoalan baru.

Pasalnya ada sebagian masyarakat mengalami mengalami panic buying hingga ritel modern mensyaratkan pembelian minyak goreng maksimal 2 liter.

Kebijakan pembatasan ini oleh ritel modern sulit terlaksana dengan baik karena tidak bisa terkontrol berapa kali masyarakat secara individu masuk di ritel modern dan bebas untuk pindah ritel modern yang lain.

Selain itu kebijakan ini akan dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk menjual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Pemberlakukan HET terhadap minyak goreng pasti akan membuat sebagian masyarakat memborong sehingga akan selalu terjadi kekurangan stock.

Penetapan HET ditalangi melalui subsidi pemerintah akan bermasalah karena kemampuan keuangan pemerintah terbatas.

Karenanya terhadap pemberlakuan kebijakan satu harga terhadap minyak goreng perlu regulasi yang tepat dan pas agar subsidi pemerintah bisa tepat sasaran.

Agak pesimistis kebijakan satu harga ini akan bisa menurunkan harga minyak goreng yang naik tinggi-tingginya dan hal lain yang dikhawatirkan lagi adalah bagaimana menjelaskan subsidi diberikan oleh pemerintah kepada produsen minyak goreng sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

Secara ekonomi kebijakan HET akan menaikkan permintaan karena harga turun sehingga makin banyak dana subsidi yang akan dibutuhkan karena permintaan akan minyak goreng akan bertambah.(ndo)

Baca juga: Sukses Kenalkan Budaya Lombok ke Masyarakat Sulawesi Utara

Baca juga: Potret Terbaru Nenek Doyan Nikahi Pria Muda, Nasibnya Bangkrut dan Hartanya Dikuras 14 Mantan Suami

Baca juga: Cek Fakta Ceramah Oki Setiana Dewi Soal KDRT Berkedok Istri Tutupi Aib Suami, Banjir Kecaman

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved