Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Selasa 1 Februari 2021, 1 Korintus 14:29-32 : Perbedaan Nubuat dan Ramalan

Nubuat menyampaikan tentang sesuatu yang berasal dari Allah yang pasti akan terjadi di masa mendatang.

Editor: Aldi Ponge
internet
Ilustrasi renungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nubuat berbeda dengan ramalan. Nubuat disampaikan oleh para nabi. Sedangkan ramalan oleh siapa saja yang menganggap atau dianggap bisa memprediksi sesuatu yang akan terjadi.

Nubuat menyampaikan tentang sesuatu yang berasal dari Allah yang pasti akan terjadi di masa mendatang. Sedangkan ramalan hanya berdasarkan perkiraan atas dasar fenomena tertentu, termasuk hal gaib yang "mungkin akan terjadi.

Jadi, nubuat itu pasti terjadi. Sedangkan ramalan belum tentu terjadi. Sebab nubuat dari Allah adalah kepastian sedangkan ramalan berasal dari manusia hanya sebuah perkiraan saja, sehingga sifatnya tidak pasti atau belum tentu akan terjadi.

Nubuat (Inggris prophecy) adalah wahyu atau penglihatan atau penyataan Allah kepada seseorang dalam hal ini nabi yang disampaikan kepada jemaat (manusia), tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang.

Nabi mempunyai tugas menerima wahyu, mengamalkannya dan meneruskan atau menubuatkannya kepada semua umat manusia.

Nubuat merupakan salah satu dari 9 karunia roh yang Tuhan karuniakan kepada manusia yang adalah nabi. Namun, dalam kehidupan jemaat mula-mula, khususnya di jemaat Korintus, Paulus melihat bahwa ada juga nabi-nabi palsu yang menyerupai "malaikat terang." Karena itu, Paulus menasihati jemaat Korintus agar berhati-hati menghadapi para nabi-nabi palsu itu.

Paulus tidak melarang orang-orang bernubuat sebagai nabi. Namun kemurniannya sebagai nabi itu harus diuji. Apakah betul-betul nubuatan itu dari Allah, atau hanya sebuah kedok atau kepalsuan.

Jika seorang sedang mendapatkan penyataan nubuatan atau wahyu, yang lain harus diam. Dan, nubuatan itu harus ditanggapi oleh yang lain, untuk menguji keaslian dan kemurniam nubuatan itu.

Demikian firman Tuhan hari ini.
"Tentang nabi-nabi — baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan. Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri.
Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.
Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi." (ay 29-32)

Di zaman jemaat mula-mula, ada banyak orang yang menyampaikan nubuat. Rasul Paulus tidak melarang. Namun dia bermaksud agar nubuatan para nabi itu disampaikan secara teratur sehingga bermuara pada kehidupan yang saling membangun dan menguatkan jemaat.

Selain itu, Paulus mengingatkan agar tidak terjadi kesesatan maupun penyesatan dalam jemaat, maka nubuatan para nabi itu harus diuji. Sehingga akan tdiketahui mana nubuatan yang benar-benar datang dari Allah, mana yang bukan, yakni yang palsu.

Jadi, adalah baik bagi semua orang untuk menyampaikan nubuatan. Namun, selain harus diuji kebenarannya, juga harus disampaikan dalam keteraturan, supaya tidak tumpang tindi yang akhirnya bukan membangun keutuhan hidup jemaat, tapi justeru membawa kekacauan dan kehancuran dalam jemaat.

Demikianlah kita sebagai keluarga dan jemaat Kristen, dalam segala hal hendaknya mengendalikan diri dalam hal berbicara tentang sesuatu, jangan sampai hilang kontrol. Kita harus menghormati dan menjaga keteraturan dan ketertiban terutama dalam hal berbicara, agar tidak mbawa kekacauan ataupun keributan dalam jemaat.

Hendaklah kita menjadi pembawa damai dalam segapa sesuatu dan dalam segala hal. Sehingga kehadiran kita di mana saja berada, menjadi berkat bagi banyak orang dan membawa kedamaian bagi jemaat, masyarakat, bangsa dan negara. Amin

Doa: Tuhan Yesus, jadikan kami pembawa damai dan berkat bagi sesama ke mana saja kami berada, agar nama Tuhan selalu dimuliakan dan diagungkan. Amin

Berita terkait bacaan alkitab

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved