Berita Sangihe

Rangkaian HUT-597 Sangihe, Tua-tua Adat Gelar ‘Memansele’

Memansale merupakan salah satu budaya yang dimiliki Sangihe, yang bisa diartikan sebagai pengumuman kepada rakyat

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado/Neltiy
Rangkaian HUT-597 Sangihe, Tua-tua Adat Gelar ‘Memansele’ 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Memansale merupakan salah satu budaya yang dimiliki Sangihe, yang bisa diartikan sebagai pengumuman kepada rakyat, bahwa tanah Sangihe akan menyambut 597 tahun dan akan dilaksanakan acara adat Sangihe.

Memansele yang dilakukan oleh tua-tua adat dengan menabuh tambur mengelilingi Kota Tahuna dan mengungkapkan tentang kalimat-kalimat doa dalam bahasa daerah tentang pemujaan kepada Tuhan Allah, Senin (31/1/2022) pada pukul 04:00 wita.

Wakil Ketua Kordinator Persiapan Tulude dan Gelar Adat Christian Nantingkaseh menjelaskan, kegiatan dini hari tersebut yakni Memansele artinya memberikan pengumuman kepada rakyat bahwa tanah Sangihe akan menyambut 597 tahun dan akan dilaksanakan acara adat Sangihe.

Baca juga: Musik Bambu Fajar Iringi Rapat Parpurna HUT Ke-597 Daerah Sangihe

“Para tua-tua adat Sangihe diarak mengelilingi Kota Tahuna untuk melakukan prosesi adat Memansele yang berarti memberi pengumuman kepada rakyat, bahwa Tanah Sangihe akan menyambut 597 tahun yang berawal dari cikal bakal Kerajaan Tampungang Lawo pada 597 tahun yang lalu,” jelas Nantingkaseh.

Dan prosesi Memansele ini lanjut dia, tua-tua adat menabuh tambur sambil mengungkapkan tentang kalimat-kalimat doa dalam bahasa daerah tentang pemujaan kepada Tuhan Allah yang dikatakan oleh orang-orang tua itu I Ghengonalangi Duatang Saruluang.

“Karena pesta adat Tulude dan penerimaan tahun baru ini adalah anugerah berkat Tuhan Bapa Surgawi Yang Esa, yang sudah menganugrahkan tanah Sangihe kepada pemerintah dan masyarakat Sangihe,” tutupnya. (nel)

Baca juga: Terkait Penangkapan Pencuri Anjing, Dog Lovers Se-Indonesia Apresiasi Polres Minut

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Selasa 1 Februari 2022, BMKG: Simak 19 Kota Akan Dilanda Hujan

 
Tentang Sangihe

Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Kabupaten ini berasal dari pemekaran Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud pada tahun 2000.

Ibu kota kabupaten ini adalah Tahuna. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 736,98 km².

Kabupaten Kepulauan Sangihe terletak di antara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao, (Filipina) serta berada di bibir Samudera Pasifik.

Wilayah kabupaten ini meliputi 3 klaster, yaitu Klaster Tatoareng, Klaster Sangihe dan Klaster Perbatasan, yang memiliki batas perairan internasional dengan provinsi Davao del Sur, Filipina.

Saat ini Kabupaten Kepulauan Sangihe dipimpin oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana.

 
 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved