Kasus Ujaran Kebencian

Minta Ditangkap karena Hina Kalimantan, KPAU Ajak Umat Islam untuk Beri Pembelaan ke Edy Mulyadi

Soal pernyataan penghinaan yang ditujukan ke Ibu Kota Negara yang berada di Kalimantan Timur.

Editor: Glendi Manengal
Youtube/Screenshot
Sosok Edy Mulyadi, Pria yang Menghina Kalimantan dan Prabowo Subianto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal pernyataan penghinaan yang ditujukan ke Ibu Kota Negara yang berada di Kalimantan Timur.

Diketahui akibat hal tersebut warga Kalimantan meminta Edy Mulyadi ditangkap.

Namun terkait hal tersebut dari Koalisi Persaudaraan dan Advokasi Umat (KPAU) justru membella Edy Mulyadi.

Baca juga: Ingat Bripda Randy Bagus? Sosok yang Sebabkan Novia Widyasari Meninggal, Kini Menangis Usai Dipecat

Baca juga: Ketua KADIN Sulut Rio Dondokambey Siap Dukung UMKM, Kontribusi Usaha Ini 60 Persen GDP

Baca juga: Kecelakaan Parah Tadi Pukul 04.30 WIB, Truk Tronton Muatan Pupuk Hantam Rumah dan Warung

Foto : Edy Mulyadi akhirnya meminta maaf soal pernyataannya yang menghina Kalimantan Tempat Jin Buang Anak. (Youtube BANG EDY CHANNEL/Screenshot)

Kasus Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan rupanya mendapat pembelaan dari Koalisi Persaudaraan dan Advokasi Umat (KPAU).

KPAU pun mengajak advokat, aktivis hingga umat Islam untuk memberikan pembelaan terhadap Edy Mulyadi atas kasus dugaan ujaran kebencian.

Ketua Umum KPAU Ahmad Khozinudin menyampaikan pernyataan Edy Mulyadi yang menjadi kontroversi itu merupakan sebuah aktivitas kebebasan menyampaikan pendapat.

Bahkan kata Khozinudin, pernyataan dari Sekretaris Jenderal Gerakan Nasional Pengawal Fakta (GNPF) tersebut juga dijamin dalam konstitusi.

Sehingga tidak termasuk dalam unsur pidana.

"Edy Mulyadi sedang menjalankan aktivitas kebebasan menyampaikan pendapat yang dijamin konstitusi bukan melakukan kejahatan," bebernya.

Dirinya menilai, ada upaya mengkriminalisasi Edy Mulyadi karena lantang membongkar makar oligarki dibalik proyek Ibu Kota Negara (IKN).

Sebab, dalam pernyataan yang kontroversi itu, Edy kata Khozinudin menilai proyek tersebut berpotensi merugikan rakyat Indonesia termasuk merugikan masyarakat Kalimantan. 

Foto : Majelis Adat Dayak Nasional membacakan poin tuntutan kepada Edy Mulyadi akibat dugaan ujaran kebencian Lahan IKN Tempat Jin Buang Anak di Kawasan SCBD Jakarta, Rabu (26/1/2022). (Tribunnews.com/Fandi Permana)

"Oligarki inilah yang telah berbuat jahat, mengeruk kekayaan alam Kalimantan, meninggalkan kerusakan ekosistem alam dan ingin cuci tangan atas kejahatan mereka melalui proyek IKN," imbuh dia.

Atas hal itu, pihaknya mengajak kepada para advokat, aktivis serta umat Islam untuk dapat memberikan pembelaan kepada Edy Mulyadi yang saat ini status kasusnya sudah naik ke penyidikan di Bareskrim Polri.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul KPAU Ajak Umat Islam Bersatu Bela Edy Mulyadi Kasus Hina Kalimantan.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved