Kabar Tokoh
Masih Ingat Preman Legendaris Tanah Abang? Kabar Hercules Kini, Sudah Tobat & Jadi Pengusaha Sukses
Rozario Marshal alias Hercules memang kerap berurusan dengan pihak berwajib seperti kasus penyerangan, pemerasan, melawan petugas, pencucian uang dll
Penulis: Finneke Wolajan | Editor: Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih Si Preman Tanah Abang legendaris ? intip kabar Hercules sekarang
Sosok Hercules dijuluki preman yang 'tak bisa mati', sebab ia pernah dibacok 16 kali hingga peluru tembus kepala
Bernama lengkap Rozario Marshal alias Preman Hercules memang kerap dengan polisi seperti kasus penyerangan, pemerasan, melawan petugas, pencucian uang dll.
Hercules dan kelompoknya sudah malang melintang di kawasan Tanah Abang sejak 1980-an.
Sosok Hercules Preman dari Timor Timur ini sohor sebagai preman paling ditakuti di Tanah Abang.
Hercules Si Preman Tanah Abang (Tribunnews)
Bila melihat perawakannya, Hercules tidaklah bertubuh besar dan berotot.
Rambutnya ikal, badannya pun kurus. Dari kedua tangannya, hanya tangan kiri saja yang berfungsi normal. Tangan kanannya sebatas siku menggunakan tangan palsu.
Sementara itu, satu mata Hercules adalah bola mata palsu.
Kondisi tersebut terjadi karena Hercules pernah ditembak di bagian mata. Pelurunya pun tembus ke belakang kepala.
Meski tubuhnya kecil, Hercules disegani banyak orang karena keberaniannya yang besar.
Dalam acara Kick Andy tahun 2007, Hercules mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali.
Rentetan insiden mengerikan itulah yang bikin sebagian orang menjuluki Hercules sebagai sosok yang tidak bisa mati.
Awal ke Jakarta
Ketika masih di Timor Timur, Hercules diketahui banyak membantu TNI yang bertugas di sana.
Melansir dari buku KickAndy Kisah Inspiratif, Hercules dipekerjakan sebagai tenaga bantuan untuk operasi militer di Timor Timur.
Hercules Rosario Marsha (Tribun Wow)
"Di sana saya membantu segala-galanya, hingga memegang gudang logistik Kopassus," ujar Hercules.
Perjalanan hidup Hercules memasuki babak baru ketika terbang ke Jakarta.
Adapun latar belakang Hercules datang ke Ibu Kota adalah untuk menyembuhkan tangannya yang terluka dan dia dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto (RSPAD).
Tangan yang terluka itu kemudian diamputasi. Sayangnya, Hercules enggan menjelaskan terkait penyebab cederanya itu.
Merasa tidak tahan dalam perawatan di RSPAD, Hercules kabur dan hidup menjadi gelandangan hingga akhirnya terdampar di Tanah Abang.
"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif.
Kehidupan preman pun dimulai. Hercules awalnya tidak disegani, malah banyak preman yang berani melawan.
Gara-gara hal itulah Hercules selalu membawa golok panjang.
"Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan," kata Hercules.
"Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," lanjutnya.
Hercules secara terus terang mengaku sebagai seorang preman Tanah Abang.
Malah saat menjadi bintang tamu pada acara Kick Any Metro TV, Hercules mengaku bahwa menjadi preman lebih banyak suka daripada duka.
"Menjadi preman sukanya lebih banyak daripada dukanya," ujar Hercules.
Hercules juga mengaku bangga saat dirinya dibilang preman kejam dan tidak punya hati.
"Supaya saya punya nama," ujarnya.
Kabar Hercules Sekarang
kabar terbaru Hercules sekarang terlihat di Instagram @dangikeedwin. Hercules berbincang dengan Irjen (Purn) Ike Edwin.
Setelah bebas penjara, Hercules mulai menata hidupnya dan sukses menjalankan bisnis.
Di antaranya adalah bisnis di bidang perikanan di Muara Baru.
Selain perikanan, Hercules juga menekuni bisnisnya di bidang pasar di Cengkareng sini.
Kepribadian Hercules saat ini tak sama seperti di masa lalu.
Hercules pun kini telah berbubah lebih baik dan makin disegani oleh banyak orang.
Ike Edwin pun memuji Hercules.
"Luar biasa ya Hercules, ternyata makin tua makin bermanfaat.
Makin tua makin disayang orang, makin dilihat orang, makin dicari orang," ungkap Ike.
Taubat dan Jadi Adik Angkat Habib Luthfi
Habib Luthfi Jadikan Hercules Preman Pensiun Sebagai Adik Angkat dan Diperlakukan Istimewa.(instagram)
Habib Luthfi jadikan Hercules sebagai adik angkatnya.
Kini Hercules menjadi ketua ormas Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB).
Melalui akun Instagram @ulama.nusantara yang diunggah pada Sabtu (2/10/2021) kabar tentang Hercules dan Habib Luthfi beredar, melansir Tribun Jateng.
Dalam postingan tersebut, Hercules mencium tangan Habib Luthfi.
"Hercules Diangkat Sebagai Adik Angkat Maulana Habib Luthfi, di Kamar Pribadi.
Ini merupakan kebanggaan buat organisasi GRIB Jaya, Ketua Umum Hercules Rosario Marshal secara resmi diangkat sebagai adik angkat Habib Luthfi, tokoh Ulama disegani masyarakat Indonesia," tulis akun @ulama.nusantara.
Dalam postingan tersebut, Habib Luthfi bangga dengan kebaikan Hercules.
"Maulana Habib Luthfi merasa kagum dengan tokoh Grib Jaya tersebut, dan Maulana Habib Luthfi mengatakan bahwa Hercules adalah orang baik, tidak seperti yang dibayangkan," tulisnya.
Bahkan Habib Luthfi meinta agar Hercules menemaninya untuk berkunjung ke daerah Indramanyu, Jawa Barat.
Habib Luthfi tidak mau berangkat ke Indramanyu sebelum Hercules datang.
"Kekaguman ini terlihat di wajah Maulana Habib Luthfi, hingga tidak mau lepas dari Hercules, bahkan beliau meminta kesediaan Hercules mendampingi Maulana Habib Lutfi ke daerah Indramayu," tulisnya.
”Saya akan tunggu Hercules jam berapa saja, untuk dampingi saya ke Indramayu. Pokoknya saya harus didampingi Hercules adik angkat saya. Kalau adik angkat datang jam 10 saya berangkat jam 10, kalau datang adik angkat saya jam 11 saya datang jam 11,” ujar Maulana Habib Luthfi.
Bagi Habib Luthfi, sosok Hercules merupakan tamu istimewa lantaran ia diajak masuk ke kamar pribadi Habib Luthfi.
"Terasa pertemuan Maulana Habib Luthfi dan Hercules menjadi sejarah baru di Indonesia, pasalnya pertemuan bersama Habib diistimewakan di kamar pribadinya, yang jarang tokoh negeri untuk masuk di kamar pribadinya," tulisnya.
Habib Luthfi bahkan rela menunggu dan menyambut kedatangan Hercules.
"Terlihat pula saat kedatangan Hercules, didahulukan Hercules dibandingkan tamu yang hadir saat itu, padahal sudah berkumpul ratusan orang tamu," tulisnya. (Tribunmanado.co.id/Finneke Wolajan)