Warga Modomang Hilang
Diterjang Cuaca Ekstrem, Jalur Pindol Bolmong Ambruk dan Putus Total
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bоlmоng sejak Rabu (26/1/2022), mengakibatkan jalur Pindol yang menghubungkan antara Ibukota Bolmong
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Selain menutup akses jalan Kotamobagu-Bolmong.
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bоlmоng sejak Rabu (26/1/2022), mengakibatkan jalur Pindol yang menghubungkan antara Ibukota Bolmong dan Kecamatan Dumoga Raya terputus.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, Kamis (27/1/2022), jalur Pindol saat ini tertutup longsor dan ada jalan yang ambruk.
"Ini dari tadi malam, dan kami tak bisa lewat," kata Kadis KB Bolmong I Ketut Kolak yang hendak melintasi jalur ini.
Ia mengaku jika dirinya harus bertarung dengan lumpur sebelum akhirnya bisa melewati jalur ini.
"Lumpurnya sangat tinggi, motor harus diangkat kalau mau lewat," bebernya.
Sedangkan untuk jalan yang ambruk, hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
"Kalau roda empat tak boleh," tuturnya.
Kepala BPBD Bolmong Sahril Mokoagow membenarkan informasi tersebut.
"Jalur Pindol belum bisa dilalui sekarang," ujarnya ditelepon.
"Saat ini tim masih di Modomang melihat orang yang dilaporkan hilang, setelah itu kita akan cek jalur Pindol," tandasnya. (Nie)
Tentang Bolmong
Kabupaten Bolaang Mongondow adalah kabupaten di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Ibu kotanya adalah Lolak.
Kabupaten Bolaang Mongondow terdiri dari 15 kecamatan, 2 kelurahan, dan 200 desa dengan luas wilayah 2.871,65 km⊃2;.
Jarak dari Ibu Kota Kabupaten ke Kota Manado adalah 176,7 km, atau 4 jam 32 menit perjalanan dengan kendaraan.
Saat Ini Kabupaten Bolmong dipimpin Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Yanny Tuuk. (Nie)
Baca juga: Bupati Bolmong Minta Warga Jangan ke Kebun Saat Cuaca Ekstrem
Baca juga: Kehilangan Kaki dan Tangan di Usia 7 Tahun, Gadis Ini Sukses Jadi Selebgram, Riasannya Bikin Takjub
Baca juga: BREAKING NEWS Gubernur Sulut Olly Dodokambey Resmikan Hotel Dialoog Tahuna di Sangihe