Cerita Alkitab
Kisah Saul, Raja Pertama Orang Israel Berontak Kepada Tuhan, Akhiri Hidup dengan Bunuh Diri
Tuhan menyuruh Samuel untuk menuang minyak di atas kepala Saul. Minyak itu istimewa dan harum baunya.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa yang tak kenal dengan sosok raja saul.
Di dalam dituliskan bahwa dia adalah raja pertama orang Israel
Ayahnya bernama Kish, dan ia berasal dari keluarga Matri.
Nabi Samuel menuang minyak di atas kepala orang itu.
Ini adalah kebiasaan mereka pada zaman dulu untuk menunjukkan siapa yang telah diangkat menjadi raja.
Tuhan menyuruh Samuel untuk menuang minyak di atas kepala Saul. Minyak itu istimewa dan harum baunya.
Ilustrasi Membaca Alkitab (istimewa)
Saul tidak mengira bahwa ia cukup baik untuk menjadi raja Israel. ’Aku dari suku Benyamin, suku yang paling kecil di Israel,’ katanya kepada Samuel.
Saul bukan orang miskin dan badannya bukan kecil.
Ia berasal dari keluarga kaya, dan ia seorang yang tampan, tinggi besar.
Ia lebih tinggi kira-kira 30 cm daripada siapa saja di Israel! Saul juga pelari yang cepat, orangnya sangat kuat pula.
Orang-orang merasa senang bahwa Yehuwa telah memilih Saul sebagai raja. Mereka semuanya berseru, ’Panjang umur raja kita!’
Musuh-musuh Israel masih sama kuatnya seperti dulu. Mereka tetap membuat banyak kesusahan atas orang Israel.
Segera sesudah Saul dijadikan raja, orang Amon datang berperang melawan mereka. Tetapi Saul mengumpulkan tentara yang besar, dan ia mendapat kemenangan atas bangsa Amon itu.
Ini membuat orang-orang merasa senang bahwa Saul adalah raja mereka.