Human Interest Story

Raih Prestasi di Peparnas Papua, Atlet Lari Sulut Susan Unggu Belum Terima Bonus

Kepada tribunmanado.co.id Kamis (20/1/2022), atlet disabilitas ini menceritakan prestasi yang pernah diraihnya.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Pelari asal Sulut Susan Unggu. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelari asal Sulut Susan Unggu berhasil mempersembahkan medali emas untuk Sulut dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua, pada Senin (8/11/2021) lalu.

Kepada tribunmanado.co.id Kamis (20/1/2022), atlet disabilitas ini menceritakan prestasi yang pernah diraihnya. 

Susan Unggu mengungkap, ia menjadi penyandang disabilitas sejak usia 8 tahun.  

Dirinya mulai masuk sebagai atlet saat pengurus di Sulut sedang mencari atlet dan dirinya masuk. 

Saat itu, kata dia, Provinsi lagi mencari atlet untuk lomba di Riau

"Kemudian teman-teman yang sudah pernah jadi atlet mengusulkan saya, mereka bilang ke pengurus bahwa Susan bagus dan bisa lari.

Lalu pengurus sama pelatih melihat saya dan mereka  memperbolehkan untuk bergabung," katanya. 

Setelah bergabung dan melewati beberap uji coba dirinya pun mulai ikut latihan.  

Setelah bergabung, katanya mereka langsung mencobanya, dari situ mulai ikut latihan dan senam bareng teman-teman. 

"Disitu sudah merasa sangat senang dan enak saat bersama teman-teman latihan. Itu saat akan mengikuti lomba tahun 2012 di Riau," tambahnyak. 

Susan mengaku sangat bersyukur, karena disana bisa dapat dua medali emas, disitu sangat senang karena baru pertama ikut sudah meraih juara.

"Setelah dari Riau, tahun 2013 saya dipanggil lagi mewakili Indonesia, saat itu Pelatnasnya di Solo. 

Dari situ berangkatnya ke Myanmar tahun 2014 bulan Januari.

Puji Tuhan bisa dapat nomor 2 di 100 meter dan 200 meter mendapat juara 3," ungkap Susan. 

Sesudah itu lanjutnya, dipanggil lagi ke Solo untuk ikut Pelatnas kejuaraan di Malaysia dan puji Tuhan bisa mendapat dua perak satu perunggu. 

"Terakhir baru-baru ini tahun 2021 di Papua ikutnya hanya satu nomor karena sudah jadi atlit elit, makanya hanya satu nomor tidak boleh dua,"ucapnya. 

Dengan prestasinya, Susan sampaikan Puji Tuhan di Papua masih bisa meraih juara 1 peraih emas, disana sangat senang sekali karena masih dipercayakan Tuhan untuk juara. 

"Kalau bonus belum diterima, menurut informasi tahun ini tapi belum tahu kapan, soalnya anggarannya tahun 2022," pungkasnya. (fis) 

Sosok Cantik Vanessa Mantofa, Selebgram yang Pernah Dekat dengan Nicholas Sean, Ayahnya Pendeta

3 Tersangka Korupsi Dana Covid di Minut Rugikan Negara Sebesar Rp 61 Miliar

Aturan Pemerintah Berlaku hingga 24 Januari 2022, Ini Daftar Wilayah PPKM Jawa-Bali Level 1,2 dan 3

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved