Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Subang

Danu Saksi Pembunuhan di Subang Menantang Polisi: Harus yang Penting Harus

Danu menjadi saksi dari pihak keluarga korban perampasan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu pada 18 Agustus 2022.

Editor: Indry Panigoro
(Tribun Jabar/Youtube Kompas TV)
Danu jadi saksi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pembunuhan ibu dan anak di Subang hingga hari ini belum terungkap siapa pelakunya.

Sosok pembunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu pada 18 Agustus 2022 itu sampai saat ini belum terungkap.

Ya sampai detik ini, Kamis 20 Januari 2022 atau mencapai 156 hari, polisi belum menetapkan siapa tersangkanya.

Yang baru diumumkan polisi yakni sketsa wajah terduga pembunuh.

Sudah banyak saksi yang dimintai keterangan.

Salah satunya Danu.

Danu bahkan sering jadi sorotan publik.

Danu menjadi saksi dari pihak keluarga korban perampasan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu pada 18 Agustus 2022.

Bahkan ia pernah didesak kuasa hukum Yosef menjadi tersangka karena dituduh masuk ke TKP tanpa izin kepolisian.

Sejauh ini, polisi belum merilis tersangka kasus Subang tersebut.

Danu saksi pembunuhan di Subang
Danu saksi pembunuhan di Subang (Kolasetribunmanado channel youtube heri susanto/tribun jabar)

Masalah bagi Danu bukan hanya itu, hubungan dengan sepupunya Yoris Raja Amanullah, pun retak.

Setelah lama bersama didampingi pengacara dari ATS Law Firm, Danu dan Yoris berpisah.

Yoris, putra Tuti Suhartini, kemudian bergabung dengan pengacara ayahnya, Yosef Hidayah, Rohman Hidayat.

Kini, semua terasa berbeda bagi Danu.  

"Biasanya kita selalu bareng-bareng, kemana-mana selalu bareng. Sekarang sudah pisah," ujar Danu dikutip dari channel youtube Monogram Production, Kamis (13/1/2022). 

Danu mengaku kaget dan tidak tahu alasan Yoris tiba-tiba meninggalkannya.

"Mendadak. Gak ada (tanda-tanda)," kata Danu. 

Meski kepada kuasa hukumnya Yoris mengaku mencurigai Danu, Danu berusaha tidak berpikir yang sama soal Yoris.

"Enggak, gak ada yang aneh-aneh," ujar Danu.

Setelah berpisahnya Yoris dari ATS Law Firm itu, Danu juga mengaku terputus komunikasi dengan sang sepupu.

Polda Jabar menunjukkan sketsa terduga pelaku kasus Subang, Rabu (29/12/2021). Pengacara Danu, Achmad Taufan sempat bercanda dengan kliennya soal sketsa wajah pelaku.
Polda Jabar menunjukkan sketsa terduga pelaku kasus Subang, Rabu (29/12/2021). Pengacara Danu, Achmad Taufan sempat bercanda dengan kliennya soal sketsa wajah pelaku. (Kolase YouTube Yahya Mohammed dan TribunWow.com/Nazmi Abdurrahman)

Danu mengaku sudah bosan dan ingin segera kasus ini diungkap. 

Untuk mengobati kebosanannya, dia kerap bermain gim hingga berkumpul dengan teman-temannya meskipun hanya beberapa menit di warnet.

Disinggung kemungkinan kasus ini akan ditutup polisi, keponakan Tuti Suhartini tersebut tidak sepakat.

Dia jusru berharap polisi bisa segera membereskan kasus Subang ini.

"Kalau bisa cepet diungkap, jangan sampai ditutup lah. Bagaimana caranya harus diungkap," katanya. 

Dia berdoa polisi bisa dilancarkan semua urusannya agar kasus ini segera diungkap.

"Yang penting kasus ini cepat terungkap. Harus yang penting harus terungkap," kata Danu.

Jika kasus ini terungkap Danu berkeinginan pergi jauh dari Subang untuk merantau. 

"Pengen kerja yang lebih jauh, keluar dari Subang. Mencari rezeki dengan cara merantau," katanya. 

Yosef dan Yoris selama pemeriksaan dalam kasus Subang
Yosef dan Yoris selama pemeriksaan dalam kasus Subang ((Kolase Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati))

Yoris Harmonis lagi dengan Yosef

Sebelumnya dikabarkan, hubungan Yoris Raja Amanullah dan sang ayah Yosef Hidayah, yang sempat renggang setelah tewasnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, kini semakin harmonis. 

Hal ini tampak dalam video yang diunggah di channel youtube Indra Zainal Chanel, Selasa (11/1/2022).   

Tampak Yosef berkunjung ke rumah Yoris  dan sedang makan bersama.

Yosef juga sempat memimpin doa bersama keluarga Yoris setelah makan-makan.

Saat pulang, Yosef ternyata dipinjami kendaraan sepeda motor oleh Yoris.

"Aa Yoris pun untuk sementara meminjamkan motor kepada papahnya," tulis Indra di video.

 Ketika hendak pulang dari rumah Yoris, nampak Yosef mengobrol dengan cucunya alias anak Yoris dan Yanti.

"Motornya dipinjamkan ke kakek, karena kakek belum ada kendaraan," kata Yosef sambil tersenyum.

Di akhir video, Indra menyampaikan ada satu tugasnya yang belum selesai terkait kasus pembunuhan di Subang.

"Sekarang tugasku hampir selesai menyatukan keluarga yang tercerai berai!!!!"

"Tinggal satu lagi... Membantu mencari siapa pembunuhnya," tulis Indra.

Sebelumnya, Yoris merasakan ada yang salah dalam proses kasus Subang ini sehingga memilih untuk bergabung dengan sang ayah.

Sebelum ganti kuasa hukum, Yoris telah berkonsultasi dengan Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal.

Ia mengaku selama ini ada miskomunikasi dengan sang ayah.

Diketahui, pada awal kasus ini berjalan, rasa saling curiga sempat terjadi antara Yoris dan Yosef.

"Saya juga sudah merasakan sama papa itu miskomunikasi juga sudah lama, tapi kami baik-baik saja," ujar Yoris.

"Mungkin saya juga merasakan ada yang salah karena proses ini, makanya saya langsung berkonsultasi dengan paman saya (Indra Zainal)."

Yoris menjelaskan, dirinya juga sudah bertemu dengan sang ayah.

Pergantian kuasa hukum Yoris resmi dilakukan pada 25 Desember 2021.

Ia menegaskan visi misi dirinya sama dengan sang ayah.

"Semoga pelaku ini tertangkap, supaya cepat kelar kasus ini," tegas Yoris.

Yoris juga ingin agar pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya. (*)

berita pembunuhan di Subang

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul TERKINI KASUS SUBANG: Danu Tantang Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan Tuti dan Amalia, Jangan Ditutup!, https://bali.tribunnews.com/2022/01/19/terkini-kasus-subang-danu-tantang-polisi-ungkap-pelaku-pembunuhan-tuti-dan-amalia-jangan-ditutup?page=all

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved