Berita Manado

Mobil Listrik Bakal Booming di Manado, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Sudah Diresmikan

Itu terlihat dari peresmian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) regional SULMAPANA di kawasan Mega Mas Manado, Senin (17/1/2022).

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Paul Adrian
Andrei Angouw resmikan SPKLU. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Mobil listrik bukan lagi wacana di Manado, provinsi Sulawesi Utara. Tapi sudah benar - benar nyata. Sudah hadir.

Tak sekedar hadir. Tapi diramalkan booming tahun 2022.

Itu terlihat dari peresmian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) regional SULMAPANA di kawasan Mega Mas Manado, Senin (17/1/2022).

Wali Kota Manado Andrei Angouw meresmikan SPKLU ini.

Andrei Angouw mengatakan, hadirnya SPKLU bisa menggairahkan pangsa pasar mobil listrik di Manado.

"Semoga ini dapat dimanfaatkan warga Manado," bebernya. 

Sejumlah insentif yang diberikan pemerintah diharapkan dapat mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Pemerintah menargetkan sebanyak 2 juta unit mobil listrik dan 13 juta sepeda motor listrik pada 2030 sebagai tindak lanjut pertemuan COP26 di Glasgow, Skotlandia, Oktober lalu.

Untuk bisa merealisasikan target ini, pemerintah memberikan insentif PPnBM pada 2021.

Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara Kementerian Keuangan, Oza Olavia mengatakan, pemberian insentif tersebut guna untuk mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik. 

Kebijakan yang sama juga dilakukan Cina dan Korea Selatan.

"Pemerintah juga memberikan fasilitas pembebasan pajak 5-20 tahun bagi produsen baterai dan mobil listrik.

Durasi pembebasan pajak tersebut disesuaikan dengan nilai investasi yang dihasilkan," katanya dalam diskusi dikutip Kamis (9/12/2021).

Pemerintah, kata dia,juga mempertahankan insentif PPnBM sebesar 3 persen untuk mobil jenis low cost green car (LCGC).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved