Breaking News:

Digital Activity

Leluhur Orang Minahasa Keturunan Penguasa Dinasti Han 

William Hendrikus Boseke memantik kontroversi pada tahun 2018 lalu. Buku itu, kata Boseke berangkat dari keprihatinannya

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Aldi Ponge
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Penulis buku Penguasa Dinasti Han Leluhur Minahasa, William Boseke bersama host Jurnalis Tribun Manado, Maximus Geneva dalam Podcas Tribun Ngopi Sore, Jumat (14/01/2022).  

TRIBUNMANADO.CO.ID -  William Hendrikus Boseke memantik kontroversi pada tahun 2018 lalu. 

Itu karena buku yang ditulisnya. Buku itu berjudul " Penguasa Dinasti Han Leluhur Minahasa".

Buku itu, kata Boseke berangkat dari keprihatinannya terhadap Bahasa Minahasa. 

"Saya tidak berlatar akademisi tapi saya pemerhati, concern dengan Bahasa Minahasa. Jika kita tidak jaga akan punah," kata Boseke dalam Podcast Tribun Ngopi Sore, Jumat (14/01/2022). 

Berawal dari niat melestarikan  Bahasa Minahasa, ia memulai dari lingkungan keluarga sendiri. 

Penemuannya bermula pada 1980-an, ketika ia mulai Belajar Bahasa Mandarin. 

Boseke menemukan begitu banyak fonem-fonem (bunyi bahasa) Mandarin yang mirip dengan kata-kata Bahasa Minahasa. 

"Selain pelafalannya mirip, artinya juga sama," katanya kepada host, Redaktur Tribun Manado, Maximus Geneva. 

Misalnya di Minahasa menanyakan siapa pakai kata "Sei". Begitu juga di Bahasa Mandarin menggunakan kata yang sama. 

Boseke mengaku, temuannya bukan penelitian. Meskipun demikian ia terus memperkuat temuannnya dengan mencari bukti-bukti. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved