Breaking News:

Berita Sulut

Kebutuhan Donor Darah di UTD RS Prof Kandou Sejak Pandemi Sangat Menurun

Sedangkan menurut dokter, perbandingannya dengan donor darah sukarela yang masuk hanya sedikit.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Alpen Martinus
Fistel Mukuan/ Tribun Manado
Dokter Stephen Lapian kepala UTD Rumah Sakit Prof Kandou saat menghadiri donor darah KKSS Mapanget 

Manado,TRIBUNMANADO.CO.ID- Kebutuhan darah di Rumah Sakit (RS) Prof Kandou perbulannya cukup banyak.

Namun, kini tinggal sedikit yang melakukan donor darah sukarela di Sulawesi Utara apalagi ditengah Pandemi Covid-19.

dr Stephen Lapian kepala UTD Rumah Sakit Prof Kandou ketika diwawancarai tribunmanado.co.id menjelaskan soal pendapatan dan pengeluaran kantong darah.

Baca juga: KKSS Mapanget Buat Aksi Sosial Donor Darah, Heriyanto: Bisa Meringankan Beban yang Membutuhkan 

"Sebelum pandemi kurang lebih 2000 kantong darah yang disalurkan sesuai permintaan perbulan di RS.

Tapi saat pandemi di bawah, hanya kurang lebih 1000 permintaan karena pasien sedikit, namun sekarang mulai lancar lagi," katanya.

Sedangkan menurut dokter, perbandingannya dengan donor darah sukarela yang masuk hanya sedikit.

"Kebutuhan 2000 lebih, sebelum pandemi perbulan donor darah yang didapat hanya 300 kantong perbulan, pernah hanya 30 kantong saat pandemi, tapi sekarang sudah mulai sampai ratusan lagi," ungkapnya.

Baca juga: JIPS Fasilitasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun dan Donor Darah, Kegiatan Sambut Hari Natal

Dengan begitu dikatakan dokter, sisanya diminta dari PMI, kalau tidak cukup keluarga yang diminta untuk cari pendonor.

Ia mencontohkan, ada yang sudah menyediakan lima pendonor lalu tidak jadi pakai, kemudian dialihkan ke pasien lain. Ada yang diikhlaskan tapi ada sesuai permintaan keluarga.

"Donor sukarela pernah mendekati 1000 kantong perhari sebelum pandemi, itu rekor selama ini di UTD RS Kandou," ungkapnya.

Ia menegaskan, di UTD RS Prof Kandou tidak ada yang jual darah.

Sehingga dokter sampaikan kegiatan-kegiatan donor darah sukarela yang dilakukan sangat membantu mereka.

"Semoga kedepan ada kelompok-kelompok dan masyarakat di Manado yang dapat membantu orang lain," tambahnya.

Ia mengartikan, donor darah sukarela tidak lagi mengharapkan balasan, karena harus ikhlas. Tapi rata-rata yang memberikannya ikhlas.

"Keuntungan orang donor darah untuk menjaga kestabilan zat besi dalam darah.

Kalau baru donor darah jangan langsung berkegiatan berat selama 4 jam," pungkasnya. (fis)

Baca juga: Sambut HUT Ke-76, Batalyon Armed 19/105 Tarik Bogani Gelar Donor Darah

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved