Gempa Bumi
Dampak Kerusakan dan Korban Gempa Bumi M 6.7 Banten Jumat 14 Januari 2022
Dampak gempa di wilayah Banten, Jumat 14 Januari 2022. Puluhan rumah rusak hingga ada korban.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Guncangan gempa magnitudo 6,7 yang berpusat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, juga berdampak di kabupaten sekitar.
Di Kabupaten Lebak misalnya, puluhan bangunan rusak akibat guncangan gempa yang terjadi Jumat (14/1/2022) sore.
Dampak gempa di Kabupaten Lebak membuat rusak puluhan bangunan di 10 kecamatan. Tercatat rumah dan sekolah rusak berat hingga ringan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, dampak gempa terjadi di kecamatan Cibadak, Gunung Kencana, Cijaku, Wanasalam, Cihara, Malingping, Banjarsari, Sobang, Cirinten dan Rangkasbitung.
"Dampak paling parah di Cihara, dengan 16 rumah rusak dan satu orang terluka tertimpa genteng," kata Febby, melalui rilis resmi yang diterima Kompas.com, Jumat.
Saat ini, dua keluarga di Kecamatan Cihara juga diungsikan ke tempat yang aman lantaran rumahnya rusak berat.
Bangunan rusak dengan jumlah cukup banyak juga terjadi di Kecamatan Cirinten dan Banjarsari, masing-masing tujuh dan empat rumah rusak.
Sementara sekolah rusak terdapat di Kecamatan Wanasalam, Sobang dan Gunung Kencana.
Adapun untuk korban luka ada dua orang, di Kecamatan Malingping dan Cihara.
Keduanya tertimpa pecahan genteng saat berusaha menyelamatkan diri ketika gempa terjadi.
"Data sementara tidak ada laporan korban jiwa," kata Febby.
Sejarah gempa bumi di Banten
Berikut sejarah gempa bumi merusak di Selat Sunda, yang disampaikan BMKG dalam rilis Jumat (14/1/2022).
4 Mei 1851: Di Teluk Betung dan Selat Sunda pasca gempa kuat teramati tsunami setinggi 1,5 m.