Breaking News:

Berita Nasional

China Kritik Promosi KFC, Dianggap Buang-buang Makanan: Ini Melanggar Moral dan Norma

Promosi yang dilangsungkan bersama produsen mainan terkenal Pop Mart International Group tersebut dinilai membuang-buang makanan.

Editor: Rhendi Umar
Sajian Sedap/via TribnTimur.com
Ayam Goreng KFC 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Asosiasi Konsumen China mengecam Promosi terbaru KFC untuk merayakan tahun ke-35 di Asia.

Melansir Bloomberg, promosi yang dilangsungkan bersama produsen mainan terkenal Pop Mart International Group tersebut dinilai membuang-buang makanan.

Pasalnya, pelanggan harus membeli paket makanan KFC untuk mendapatkan koleksi mainan secara acak.

Sementara jika menginginkan koleksi mainan lengkap, pelanggan setidaknya harus membeli paket makanan sebanyak enam kali, seperti dilansir dari CNN.

Bahkan, seorang pelanggan diketahui rela membeli 100 makanan sekaligus dan menghabiskan uang 10.500 yuan atau sekitar Rp 23 juta.

“Sebagai produsen makanan, KFC telah mendorong pembelian makanan berlebihan yang tidak rasional,” kata asosiasi nasional yang diawasi oleh pemerintah tersebut.

“Ini melanggar moral dan norma, serta semangat hukum,” tambahnya, seperti dikutip dari Bloomberg.

Cara promosi KFC ini dianggap tidak sejalan dengan kampanye pemerintah China Xi Jinping.

Sebab, kampanye yang diluncurkan pada 2020 lalu tersebut berisi tentang misi pemerintah untuk mengurangi limbah makanan saat pandemi Covid-19.

Hingga kini diketahui belum ada tanggapan resmi dari Pop Mart dan Yum China (YUMC) atas  kritik terkait promosinya yang dinilai berlebihan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Promosi KFC Dikritik China karena Dianggap Buang-buang Makanan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved