Breaking News:

Tribun Manado Travel

Melihat Pesona Pulau Mahoro di Kabupaten Sitaro, Lokasi Syuting Law of the Jungle

Wisatawan juga bisa menikmati kejernihan air laut di bibir pantai Pulau Mahoro di Kabupaten Sitaro.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
(Vian Hermanses/tribunmamado.co.id)
Hamparan pasir putih di Pulau Mahoro Kabupaten Sitaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Bicara wisata alam laut di Sulawesi Utara, kebanyakan orang hanya mengenal Pulau Bunaken tapi tidak dengan Pulau Mahoro di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Pulau yang masuk wilayah Kampung Tapile Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel) ini menyimpan beragam keindaan alam, seperti hamparan pasir putih hingga pemadangan bawah laut yang begitu indah.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menikmati kejernihan air laut di bibir pantai Pulau Mahoro yang begitu tenang serta gugusan klaster Kepulauan Buhias dari atas bukti pulau layaknya di daerah Raja Ampat.

Disamping keindahan alam pulau yang memiliki luas kurang lebih 14 hektar itu, wisatawan juga dapat melihat langsung Gunung Api Karangetang yang dikenal sebagai The Real Volcano.

Karena aktivitasnya tak pernah berhenti sepanjang tahun.

Karena keindahan alamnya, Pulau Mahoro pernah dijadikan lokasi syuting Low of the Jungle dengan menghadirkan sejumlah aktris Korea Selatan seperti Kim Byung Man, Sol Bin Kim Min Seok serta Jin BTS dan Sungyeol 'INFINITE' pada 2016 silam.

Law of the Jungle sendiri merupakan variety show yang menantang para selebriti Negeri Ginseng itu untuk bertahan hidup di alam bebas.

Selain itu, Pulau Mahoro juga pernah mendapatkan penghargaan tingkat nasional dalam kategori Surga Tersembunyi Terpopuler Tahun 2018 dari Anugerah Pesona Indonesia atau API.

Lantas, bagaimana untuk bisa memanjakan mata, menikmati keindahan alama di pulau paling timur dari klaster Kepulauan Buhias tersebut?

Khusus untuk wisatawan dari luar daerah Sulawesi Utara, setibanya di Bandara Sam Ratulangi Manado bisa langsung menggunakan kendaraan ke Pelabuhan Manado dengan waktu tempuh sekira 30 menit.

Kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal komersil dengan waktu kurang lebih empat jam untuk bisa sampai di Pelabuhan Ulu Siau Kabupaten Sitaro sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Mahoro.

Karena pulau tersebut tak berpenghuni, maka bagi calon pengunjung yang akan bermalam disarankan untuk menyiapkan bekal dan peralatan secukupmya sebelum menuju Paulau Mahoro.

Untuk bisa sampai ke Mahoro dan dijemput lagi untuk kembali ke Pulau Siau, wisatawan harus menyewa perahu dengan kisaran harga antara Rp 800.000-Rp 1.000.000.

Sepanjang perjalanan dari Pulau Siau menuju Pulau Mahoro, wisatawan akan melihat beberapa pulau lain yang masuk klaster Kepulauan Buhias seperti Pulau Pahepa, Tapile, Kapuliha dan Masare.

Ketika memasuki Pulau Mahoro, pengunjung akan melihat sebuah goa, tempat bersarang Burung Walet dan Kelelawar serta dinding batu yang terhantam ombak. (HER)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved