Breaking News:

Berita Sulut

Kata Pengamat dr Adi Tucuan Soal Penanganan Pandemi Covid-19 dan Kesehatan di Sulut

Saat ini banyak orang yang beranggapan bahwa Covid-19 belum akan berakhir, apalagi kita diperhadapkan dengan munculnya varian baru Omicron.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow
Pengamat Kesehatan Sulut dr Adi Tucuan M.Kes 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Pengamat Kesehatan Sulut dr Adi Tucuan M.Kes memberikan pandangannya tentang penanganan Covid-19 saat ini, khususnya di Sulawesi Utara

Kata dia, saat ini banyak orang yang beranggapan bahwa Covid-19 belum akan berakhir, apalagi kita diperhadapkan dengan munculnya varian baru Omicron yang penyebarannya lebih cepat. 

Kendati demikian, hal ini dibarengi dengan vaksinasi yang gencar dilakukan oleh pemerintah, yang terkini adalah vaksinasi booster yang menguntungkan untuk menghadapi semua varian covid-19, termasuk Omicron.

"Oleh karena itu vaksinasi ini harus dilakukan terus supaya pandemi ini bisa cepat pulih," jelas dr Adi Tucuan kepada Tribun Manado, (14/1/2022).

Lanjutnya, selain itu, solusi dari masalah pandemi ini diantarannya adalah bagaimana pemerintah fokus dalam memberikan dukungan bagi aspek kesehatan di Sulut. 

Termasuk pengelolaan anggaran refocusing untuk penanganan pandemi covid di Sulut. 

Terkadang Kebijakan memang menyesuaikan dengan situasi, memang tidak semua kebijakan bersifat permanen. Harus diakui bahwa seluruh dunia pun tidak siap menghadapi pandemi ini. 

"Dan anggaran selama dua tahun belakangan ini terkuras kepada penanganan covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional.

Bahkan hampir 1000 triliun untuk covid-19 yang seharusnya anggaran tersebut terbagi di satuan kerja pemerintah untuk pembangunan dan lain sebagainya," papar dr Adi Tucuan

Tetapi sangat disayangkan cara kita mengelola anggaran itu tidak terlalu baik.

Bahkan Sulut menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penyerapan anggaran covid-19 yang masih minim.

"Jadi optimalisasi serapan anggaran untuk covid di Sulut itu sangat rendah, termasuk pembayaran insentif Nakes dan lainnya," jelas dr Adi.

Di satu sisi, dirinya menyebut masalah covid-19 ini sebenarnya bukan hanya masalah kesehatan, tetapi masalah budaya, sosial, ekonomi, dan masalah pertahanan dan keamanan.

Sedangkan di aspek kesehatan saja kita sudah memiliki banyak masalah yang harus dihadapi, baik infrastruktur, SDM kesehatan, dan Fasilitas Kesehatan. 

"Oleh karena itu pemerintah harus konsen bukan hanya satu aspek, tetapi banyak aspek untuk mengatasi pandemi covid-19 khususnya di Sulawesi Utara," tutup dr Adi Tucuan. (Mjr)

Arie Untung Lari Keluar Ruangan Tanpa Alas Kaki Saat Gempa Terjadi: Ini Orang-orang Penakut Semua

Pemkot Manado Perang Melawan DBD

Warga Harap Pemerintah Perhatikan Pohon Kering di Pinggir Jalan Kota Manado 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved