Breaking News:

Berita Sulut

Jasa Raharja Sulut Salurkan Rp 45 Miliar Santunan Lakalantas Sepanjang Tahun 2021

PT Jasa Raharja Cabang Sulut tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fernando lumowa/tribun manado
Kepala Jasa Raharja Sulut, Pahlevi Barnawi Syarief 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - PT Jasa Raharja Cabang Sulut tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Jasa Raharja Sulut yang memiliki wilayah kerja Sulut, Gorontalo dan Malut menyalurkan santunan kecelakaan lalu-lintas sebesar Rp 45 miliar sepanjang tahun lalu.

Kepala Jasa Raharja Sulut, Pahlevi Barnawi Syarief menjelaskan, jenis santunan yang sudah dierahkan yaitu, untuk korban meninggal dunia sebesar Rp 27,3 miliar.

Selain itu, santunan bagi korban luka-luka Rp 16,7 miliar, cacat tetap Rp 761 juta, penguburan Rp 44 juta, biaya ambulans Rp 65,6 juta dan P3K Rp 241 juta.

"Dia melanjutkan, dibanding periode sama tahun lalu, jumlah santunan naik sebesar 5,97 persen," kata Pahlevi kepada Tribunmanado.co.id, Jumat (14/01/2022).

Katanya, dengan meningkatnya jumlah santunan kepada korban lakalantas, pihaknya mengimbau masyarakat agar terus berhati-hati dalam berkendara untuk menghindari kecelakaan di jalan.

"Selalu patuhi peraturan dan rambu lalu lintas, melengkapi dokumen dan kelengkapan kendaraan serta berkendara dengan tertib dan aman," jelasnya.

Ia memastikan, setiap kasus laka lantas yang terjadi, petugas Jasa Raharja memperoleh informasi dari Satlantas di Unit Laka setiap Polres secara up to date.

Sehingga dari setiap kasus kecelakaan lalu lintas dapat dilakukan penangan dengan cepat.

Dari data korban kecelakaan yang diberikan Unit Laka Polres, petugas Jasa Raharja langsung menemui ahli waris korban untuk membantu melengkapi persyaratan yang dibutuhkan dalam memperoleh santunan.

Jasa Raharja memberi jaminan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan dan menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum yang dirawat di rumah sakit (RS).

Jaminan itu berupa biaya perawatan luka maksimal sebesar Rp 20 juta.

Untuk korban meninggal dunia santunan yang diserahkan sebesar Rp 50 juta.

Pahlevi juga mengimbau masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ setiap tahun.

Sumber dana untuk membayar santunan kepada setiap korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin oleh Jasa Raharja, diperoleh dari pembayaran SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun di Kantor SAMSAT bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).(ndo)

Baca juga: Dulu Top di Indonesia Idol, Kini Artis Ini Kena Tembakan Polisi Karena Mencuri, Karir Tenggelam

Baca juga: Zaskia Sungkar Geram Mobilnya Mendadak Disita Bank, Ternyata BPKB Telah Digadaikan Hafiz Fatur

Baca juga: Peringatan Dini Jumat 14 Januari 2022, BMKG: 4 Perairan Alami Gelombang Tinggi Capai 4-6 Meter

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved