Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wakil Presiden

Wapres Ma'ruf: Mesir, Arab Saudi hingga Uni Emirat Arab Ingin Belajar Kembangkan Islam Toleran

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut saat ini dunia Muslim internasional tengah belajar kepada Indonesia soal bagaimana mengembangkan Islam

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa
Wapres RI, KH Ma'ruf Amin 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut saat ini dunia Muslim internasional tengah belajar kepada Indonesia soal bagaimana mengembangkan Islam yang damai dan toleran.

Bahkan, Wapres menyebut sekarang sudah tidak zaman lagi menerjemahkan Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia, melainkan Bahasa Indonesia yang harus diterjemahkan ke Bahasa Arab.

Wapres mulanya bercerita soal dirinya yang menerima kunjungan Majelis Hukama Muslimin, sebuah organisasi ulama ya berpusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Wakil Presiden Maruf Amin
Wakil Presiden Maruf Amin (Tribunnews.com/BPMI Setwapres)

"Menemui saya dan menyatakan bahwa sekarang ulama datang ke Indonesia untuk belajar, bukan untuk memberikan pelajaran. Mereka ingin belajar tentang bagaimana Indonesia bisa begitu damai, toleran," kata Wapres dalam Orasi Ilmiah dalam rangka Wisuda S1 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Syaichona Moh. Cholil Bangkalan di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Kasorjan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (13/1/2022).

Karena itulah, Wapres ingin menjadikan hal tersebut semacam acuan untuk membangun Islam di dunia.

"Dan tidak zamannya lagi menerjemahkan Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia, tapi sekarang adalah Bahasa Indonesia yang harus diterjemahkan ke Bahasa Arab," kata dia.

Baca juga: Cewek Manado Charity Manoppo Merasa Senang Memiliki Binatang Peliharaan, Ini Alasannya

Baca juga: Sosok Cantik Jeanneta Sanfadelia, Istri Ardhito Pramono yang Jarang Tersorot, Seorang Model

Dia mengatakan, saat ini cendekiawan Islam dunia mulai dari Mesir, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab ingin tahu cara Indonesia mengembangkan Islam dengan cara yang toleran.

"Yang rahmatanlilalamin. Oleh karena itu, kita ini harus menjadi bagian daripada cara kita mengembangkan Islam dengan bersikap wasathaniyah. Itulah saya kira patut kita syukuri," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wapres Ma'ruf: Sudah Tidak Zamannya Lagi Bahasa Arab Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/01/13/wapres-maruf-sudah-tidak-zamannya-lagi-bahasa-arab-diterjemahkan-ke-bahasa-indonesia.

Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved