Breaking News:

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Kamis 13 Januari 2022, 1 Timotius 5:21-22 : Obyektif dan Jangan Gegabah

Paulus menasihati Timotius di hadapan Allah dan Kristus serta para malaikat pilihan-Nya itu untuk melakukan semua nasihat dan petunjuknya itu.

Editor: Aldi Ponge
Tribun Manado/Indra Sudrajat
ILSUTRASi Renungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Malaikat adalah utusan dan hamba Tuhan. Allah menentukan malaikat-malaikat pilihan-Nya untuk menjalankan misi Allah baik di bumi maupun di alam yang tak dapat dijangkau oleh akal kepikiran manusia.

Paulus menasihati Timotius di hadapan Allah dan Kristus serta para malaikat pilihan-Nya itu untuk melakukan semua nasihat dan petunjuknya itu.

Paulus mengingatkan agar Timotius melihat dan melaksanakan semua nasihat dan amanatnya secara baik dan benar, tulus dan murni, tanpa kecurigaan.

Timotius diminta agar dia tidak memihak. Tetapi selalu obyektif melihat orang, terutama para penatua dari sudut pandang yang positif dan konstruktif.

Semua petunjuk, arahan yang adalah nasihat Paulus, haruslah dilakukan oleh Timotius, tanpa curiga dan tanpa prasangka negatif, tapi selalu melihat dari sisi baik, meskipun tetap tegas untuk menolak dosa dan penyesatan yang ada.

Demikian juga dalam melihat setiap persoalan harus dalam keadaan yang tenang, dan tidak terburu-buru. Manis jangan cepat ditelan, pahit jangan cepat dibuang.

Tapi juga jangan terbawa atau terpengaruhi dengan rayuan sesat orang lain yang menjerumuskan kita dalam dosa. Maka jemaat haruslah menjaga kemurnian pelayanannya yang sekaligus juga kemurnian dirinya.

Demikian firman Tuhan hari ini. "Di hadapan Allah dan Kristus Yesus dan malaikat-malaikat pilihan-Nya kupesankan dengan sungguh kepadamu: camkanlah petunjuk ini tanpa prasangka dan bertindaklah dalam segala sesuatu tanpa memihak.
Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu." (ayat 21 dan 22)

Paulus menghendaki agar Timotius dan jemaat untuk tidak terbawa arus zaman yang menyesatkan. Karena itu mereka haruslah bertindak hati-hati, sabar dan mendasarkan segala sesuatunya pada firman Tuhan

Kemurnian pelayanan harus dijaga, dan diri jemaat harus bersih dari perbuatan jahat. Kepada orang-orang yang kelihatan saleh, diingatkan juga agar Timotius dan para penatua bahkan jemaat jangan buru-buru melakukan penumpangan tangan. Tapi segala sesuatu harus diuji kemurniannya berdasarkan firman Tuhan.

Arus zaman, akan menawarkan berbagai kemudahan untuk mendapatkan keuntungan dan keinginan daging serta nafsu duniawi. Sekilas itu memang enak, menarik, baik dan menguntungkan. Padahal sesungguhnya ujungnya menuju pada kesesatan dan kehancuran diri. Maka kita harus waspada.

Sebab akan datang "musang berbulu domba," dan "iblis yang menjelma sebagai malaikat terang." Padahal merekalah penyesat yang bertopeng pada kebaikan.

Karena itu, segala sesuatu harus diuji secara obyektif. Jangan gegabah. Jangan silau dengan penampilan sesaat. Waspadalah dan hati-hatilah, termasuk kita yang hidup di zaman now dengan segala dinamikan dan kemajuan teknologi yang "menggila."

Sebagai keluarga dan jemaat Kristen, marilah kita membentengi kehidupan kita dengan firman Tuhan, menudunginya dengan doa dan hidup bersenjatakan ketaatan pada kebenaran Allah. Jika kita tekun, setia dan taat kepada Allah, sebagaimana nasihat rasul Paulus, maka aman, nyaman dan damailah hidup kita dan keluarga dalam segala hal, selamanya. Amin

Doa: Tuhan Yesus, tuntun hidup kami agar senantiasa obyektif dan tidak memihak, tetapi selalu mendasari segala sesuatu sesuai firman-Mu agar hidup kami senantiasa Tuhan berkati. Amin. (Jackried Malueseng)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved