Breaking News:

Berita Minsel

Buaya Sepanjang 4 Meter Kembali Muncul di Sungai Ranoyapo Amurang Minsel

Buaya sepanjang 4 meter kembali muncul di Sungai Ranoyapo, Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara

Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
Istimewa/naypong/Kompas.com
Ilustrasi buaya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Buaya sepanjang 4 meter kembali muncul di Sungai Ranoyapo, Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kemunculannya Rabu (12/1/2022), tepat berada di belakang kawasan pemukiman di Desa Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang.

Kemunculan buaya berukuran besar itu sontak menghebohkan warga Kabupaten Minsel.

Menurut Jamal Lalawi, warga Desa Rumoong Bawah, buaya sepanjang 4 meter itu sudah seringkali dilihat warga.

"Bukan baru kali ini. Warga di desa kami sering melihat buaya itu di pinggir sungai," kata Jamal.

Biasanya, kata Jamal, buaya-buaya itu terlihat pada pagi hari saat panas matahari mulai terasa. Pada saat itu, buaya itu naik ke tepi sungai untuk berjemur.

"Kalau panas matahari pagi sudah mulai terasa, buaya itu akan naik ke tepi sungai untuk berjemur," ungkapnya.

Tidak hanya menampakkan diri di sungai Ranoyapo belakang Desa Rumoong Bawah, namun buaya besar itu sering juga muncul di belakang pemukiman warga Kelurahan Buyungon.

"Warga Buyungon sudah sering melihat buaya itu. Sebab, buaya-buaya itu sering berjemur di tepi sungai belakang rumah warga Buyungon," ungkap Petrus Ulaan, Camat Tenga yang berdomisili di Kelurahan Buyungon.

Karena sering muncul, kata Ulan, sapaan akrab mantan Lurah Buyungon ini, warga sudah menjadi terbiasa.

"Ya, paling-paling mereka mengambil handphone dan mengabadikannya. Sebab warga sudah terbiasa melihatnya," terang Ulan.

Di Tahun 2022 saja, warga sudah beberapa kali memergoki buaya besar itu berjemur di tepi sungai Ranoyapo.

Kendati sungai Ranoyapo diketahui ada buaya, namun, anak-anak di Kelurahan Ranoyapo tidak pernah berhenti untuk mandi dan berenang di sungai.

Aksi anak-anak kecil ini membuat banyak orang khawatir.

"Seharusnya orang tua dan pemerintah harus mengeluarkan larangan untuk mandi di Sungai Ranoyapo. Itu kan berbahaya," kata Jemmy Oping, karyawan Rumah Makan Menantu, Amurang.(rul)

Baca juga: KJRI Toronto Bantu Pemulangan Grace Karundeng Mahasiswi Asal Minut yang Tewas di Ontario Kanada

Baca juga: Anak Tukul Arwana Ceritakan Kronologi sang Ayah Sakit, Sempat Menangis karena Hal Ini

Baca juga: Edarkan Ribual Butir Tri X, Empat Warga Bitung Ditangkap Polisi

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved