Breaking News:

Tribun Manado Travel

Berwisata di Situs Budaya Watu Pinawetengan hingga Awal Mula Pembagian Suku Etnis di Tanah Minahasa

Menjelajahi tempat wisata di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) serasa tak ada habisnya.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
mejer lumantow/tribun manado
Situs Cagar Budaya Watu Pinawetengan dan Awal Mula Pembagian Suku Etnis di Tanah Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menjelajahi tempat wisata di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) serasa tak ada habisnya.

Ya, selain kaya dengan pariwisata dan Kuliner, aspek kebudayaan di Minahasa juga tak kalah istimewa dari tempat lain.

Kebudayaan di Tanah Minahasa seolah telah menjadi jati diri masyarakat Minahasa.

Disini, banyak terdapat situs budaya peninggalan nenek moyang Minahasa, satu diantarannya adalah Situs cagar Budaya Watu Pinawetengan.

Ya, Watu Pinewetengan ini menjadi tempat bersejarah di tanah Minahasa dimana berbagai suku dan etnis terbentuk disini.

Mengunjungi tempat ini, memakan waktu sekitar satu jam perjalanan menggunakan mobil yang ditempuh dari kota Manado.

Sepanjang jalan, dari Kawangkoan terlihat hamparan sawah apalagi saat memasuki Desa Pinabetengan, Kecamatan Tompaso di lereng Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa itu.

Jalan menuju obyek wisata Watu Pinawetengan memang beraspal namun cukup sempit. Kendati begitu, penduduk sekitar desa pun sangat ramah menyambut para pengunjung.

Setelah melewati hamparan sawah dan ladang, akhirnya terlihat juga bangunan seperti rumah dengan atap putih dan lambang burung hantu berwarna kuning. Tiang berwarna merah berjumlah sembilan dan di bawahnya terdapat batu dengan panjang 4 meter dan tinggi 2 meter.

Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, bentuk batu ini seperti orang bersujud kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, bentuk batu ini juga seperti peta pulau Minahasa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved