Breaking News:

Berita Boltim

Tak Dihadiri Pihak Eksekutif Rapat Paripurna DPRD Boltim Langsung Ditutup

Rapat paripurna tersebut dalam rangka Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2022.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman Paputungan
Rapat Paripurna bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaksanakan Rapat Paripurna bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Senin (10/1/2022)

Rapat paripurna tersebut dalam rangka Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2022.

Pantauan tribunmanado.co.id,rapat paripurna sempat molor karena masih menunggu pihak eksekutif.

Rapat paripurna akhirnya dibuka oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Fuad.S.Landjar dan Muhamad Jabir, walaupun tidak dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati,serta para asisten.  

Berkali - kali  beberapa Anggota DPRD melakukan interupsi kepada pimpinan, sekaligus menyayangkan ketidakhadiran dari pihak eksekutif,pada akhirnya Rapat Paripurna tersebut langsung ditutup.

Ketua DPRD Boltim Fuad S Landjar saat diwawancarai tribunmanado.co.id mengatakan ,kalau selaku pimpinan dan Ketua DPRD tentu sangat kecewa dan menyayangkan hal ini.

"Apalagi Rapat Paripurna hari ini sudah dibicarakan lewat Badan Musyawarah (Bamus) dan sudah diagendakan.Makanya Paripurna hari ini adalah harga mati bagi kami untuk dilaksanakan," ucapnya.

Anggota DPRD lainnya Samsudin Dama mengatakan, seharusnya pihak eksekutif asisten 1.2.3 dan Sekda datang di sini.

"Bukan untuk menghadiri dan sampaikan apa kendala mereka, kalau Bupati dan Wakil Bupati tidak menghadiri rapat paripurna,' ujar dia. 

Sekretaris Dewan (Sekwan) Bolaang Mongondow Timur Afandi Abdul kepada tribunmando.co.id mengatakan soal ketidakhadiran dari eksekutif karena mungkin masih ada administrasi yang harus diselesaikan.

"Bisa saja drafnya ada yang ditambah atau dikurangi,atau bisa saja drafnya belum sampai ke Bupati,"ucapnya.

Kata dia, ini juga bukan hanya sekedar judul yang mereka beri. 

"Tapi mungkin Bupati melihat draf apa bertentangan atau tidak," terang dia. 

Kata dia, mungkin hal-hal seperti ini Bupati juga perlu ada pertemuan dengan tim penyusun atau tim inisiatif. 

"Dan yang pasti Rapat Paripurna akan diagendakan lagi bulan ini tanpa perlu merubah Bamus karena  sudah terjadwal bulan ini,karena sudah tidak ada tahapan pembahasan," tutupnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Rabu 12 Januari 2022, BMKG: 2 Daerah Alami Hujan Lebat Seharian

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved