Breaking News:

Walhi Sulut

Temuan Baru Walhi Sulut di Lokasi Longsor Likupang Minut Dekat Tambang PT MSM

Theo Runtuwene ketua Walhi Sulut kepada tribunmanado.co.id menyampaikan, mendapatkan temuan baru di lokasi longsor.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Dokumen Walhi Sulut
Longsor yang terjadi di jalan Nasional Girian-Likupang Kabupaten Minahasa Utara terus mendapat sorotan pihak Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Utara (Sulut). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Longsor yang terjadi di jalan Nasional Girian-Likupang Kabupaten Minahasa Utara terus mendapat sorotan pihak Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Utara (Sulut).

Theo Runtuwene ketua Walhi Sulut kepada tribunmanado.co.id menyampaikan, mendapatkan temuan baru di lokasi longsor. 

"Ada 5 temuan baru oleh Walhi Sulut di lapangan lokasi longsor," kata Theo, Senin (10/1/2022). 

Berikut 5 temuan yang disampaikan Theo Runtuwene. 

Pertama, berdasarakan dokumen-dokumen foto lama dan terbaru di lapangan Walhi Sulut melihat lokasi titik longsor sangat dekat dengan lubang tambang milik PT. MSM. 

Kedua, lokasi titik longsor terdapat satu sungai dan memiliki volume air yang cukup deras. 

Ketiga, Walhi Sulut juga mendapati ada jembatan penghubung antara Girian dan Likupang dengan nama jembatan Pinasungkulan beserta nomor jembatannya yaitu, 50 054 008 0 yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga yang ikut terkena longsor. 

Keempat, Aktivitas pertambangan PT. MSM di Pit Araren telah merubah bentangan alam sungai Kayuwale yang sengaja dibelokkan dan mengikis tanah sekitar highwall (tembok tinggi) di Pit Tambang PT. MSM. 

Kelima, Estimasi pengaruh vibrasi blasting pada kestabilan highwall tidak dikaji dengan benar dan tidak dilakukan penelitian setiap harinya oleh pihak perusahaan, baik sebelum melakukan dan setelah melakukan blasting (peledakan). 

"Gerakan yang dihasilkan oleh aktifitas blasting merupakan getaran tanah (ground vibration), berupa gelombang yang pada batas tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada struktur highwall sehingga terjadi pemindahan massa batuan," sebut Theo. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved