Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tadi Pukul 09.20 WIB, Pengendara PCX Tewas, 5 Kendaraan Alami Tabrakan Beruntun

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Prof Muh Yamin, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur pada hari ini Senin pagi tadi.

Tayang:
TMC Polda Metro Jaya
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Prof Muh Yamin, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur pada hari ini Senin pagi tadi.

Kecelakaan itu melibatkan 5 kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas di tempat.

Baca juga: Kerangka Misterius Ditemukan di Semak-semak, Kenakan Baju Biru Kotak-kotak dan Celana Warna Biru

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas di Tempat, Mobil Avanza Pensiunan PNS TNI AL Tabrak 2 Motor

Baca juga: Oknum Polisi Digerebek Bersama Selingkuhan, Istri Sah Ngamuk Ajak Duel Pelakornya

Peristiwa itu terjadi tepatnya di simpang empat Jl Prof Muh Yamin, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/desa-pandanwangi' title='Desa Pandanwangi'>Desa Pandanwangi</a>, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kecamatan-diwek' title='Kecamatan Diwek'>Kecamatan Diwek</a>, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/jombang' title='Jombang'>Jombang</a>, Senin (10/1/2022) pukul 09.20 WIB.

Foto: Kondisi usai kecelakaan di Jalan Prof Muh Yamin, Jombang, Senin (10/1/2022). (Istimewa)

Peristiwa itu terjadi tepatnya di simpang empat Jalan Prof Muh Yamin, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, Senin (10/1/2022) pukul 09.20 WIB.

Korban meninggal satu orang dan dua orang mengalami luka-luka.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut di antaranya sebuah truk trailer Mitsubishi nopol H-1508-MF.

Dua kendaraan mobil yakni mobil Daihatsu Grand Max nopol L-1652-BQ dan Honda Mobilio nopol L-1370-EC.

Serta 2 kendaraan sepeda motor di antaranya Honda PCX nopol S-6841-OBB dan Honda Beat nopol S-3162-ZO.

Kronologi berdasarkan Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto, kecelakaan beruntun itu berawal ketika sepeda motor Honda Vario S-6145-SL.

Motor yang dikendarai Hafik Ardi Ramandika itu berjalan dari arah timur ke barat di Simpang empat Jalan Raya Prof. Muh. Yamin.

Diduga karena kurang hati-hati lalu menabrak mobil Daihatsu Grand dikendarai Deni Afrian Yudistiar yang berhenti lantaran lampu merah.

Daihatsu Grand Max kemudian menabrak sepeda motor Honda PCX yang ada di depannya.

Lalu menabrak Mobil Honda Mobilio.

“Honda Mobilio kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat yang berhenti menghadap ke arah barat.

Jadi ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan di lampu merah itu,” jelas Rudi.

Diketahui korban tewas di tempat ialah Andi Rahmawan (39), pengendara sepeda motor Honda PCX, warga Dusun Kemambang, Desa/Kecamatan Diwek.

Sementara itu ada dua orang yang menjadi korban luka.

Yakni penumpang sepeda motor Honda PCX, Hana Andinita (13), pelajar asal Kemambang, Diwek.

Dan pengendara sepeda Honda Beat, Adi Martalia (20), warga Desa Gajah, Ngoro, Jombang.

Rudi mengatakan korban luka sedang menjalani perawatan di RSUD Jombang.

Akibat kecelakaan itu kerugian materiil sekira Rp 20 juta. (*)

Kecelakaan di Jalan Tol Pasuruan-Proboliggo

Tiga orang meninggal dunia akibat <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kecelakaan' title='kecelakaan'>kecelakaan</a> antara minibus dan bus di Jalan Lintas Sumatera, Bangko, Kabupaten Merangin, Sabtu (25/12/2021).

Foto: Ilustrasi kecelakaan (Istimewa)

Kecelakaan maut terjadi antara bus berpenumpang 48 orang dengan sebuah truk di Jalan Tol Pasuruan-Proboliggo, Minggu (9/1/2022).

Dua orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya alami luka-luka. Kedua korban tewas diketahui bernama Ismail (50) dan Siti Ulfa (34), keduanya warga Banyuwangi, Jawa Timur.

"Data update yang meninggal dunia tadi siang 2 orang," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi, dilansir dari Surya.co.id.

Sementara untuk korban luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moch Saleh Probolinggo.

Sementara itu, menurut Dwi, kecelakaan diduga karena sopir bus pariwisata bernopol DK 7919 FC mengantuk dan hilang konsentrasi.

Akibatnya, bus menabrak bagian belakang truk yang dikemudkan Mashuri, saat melintas di Kilometer 816.200/ A.

"Bus tidak dapat menghindari truk di depannya dan menabrak bagian belakang truk sebelah kanan.

Posisi terakhir bus di lajur 1 menghadap timur," kata dia.

Selain itu, saat kecelakaan sopir bus berinisial TBL (36), warga Bondowoso, diduga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

(*/Kompas.com/Phytag Kurniati)

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Bus Pariwisata Tabrak Truk di Tol Pasuruan-Probolinggo, 2 Tewas dan 10 Luka-luka"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved