Breaking News:

RHK Senin 10 Januari 2022

BACAAN ALKITAB   1 Timotius 5:18 - Jangan Hambat Pelayanan

Sesungguhnya, semua orang Kristen adalah pelayan atau hamba Tuhan. Tapi, ada orang tertentu yang dipanggil dan dipilih Allah secara khusus

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa/Dok.GMIM
Katekisasi Pelsus Terpilih GMIM untuk rayon Manado di Ruang Mapalus, kantor Gubernur Sulut, Senin (08/11/2021). 

  1 Timotius 5:18
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sesungguhnya, semua orang Kristen adalah pelayan atau hamba Tuhan. Tapi, ada orang tertentu yang dipanggil dan dipilih Allah secara khusus untuk melayani Dia sesuai kebutuhan pelayanan. Mereka antara lain adalah para presbiter, yakni pendeta, guru agama, penatua dan diaken atau sebutan serta peran lainnya yang bersifat khusus, atau spesifik, seperti penginjil, evanglis dll.

Kepada para hamba Tuhan seperti itu, mereka mendapatkan tugas mulia dengan segala konsekwensi bahkan risikonya. Apalagi dalam memberitakan Injil.

Mereka memberi waktu penuh atau setidaknya banyak waktu untuk melayani Tuhan, sesuai dengan talenta dan karunia Tuhan Yesus, baik sebagai pengkhotbah, pengajar atau penginjil untuk memberitakan firman Tuhan.

Rasul Paulus menasihati Timotius agar dia bukan hanya menghormati dan mendukung, tapi membantu sepenuhnya tugas dan tanggungjawab pelayan. Jangan menghalangi atau menghambat pelayanan mereka. Justeru mereka harus diberikan upah sesuai dengan jerih lelahnya.

pelayan khusus (Pelsus) Penatua dan Diaken melayani jemaat memberikan roti dan anggur perjamuan. Mereka yang bertugas memakai sarung tangan plastik.
pelayan khusus (Pelsus) Penatua dan Diaken melayani jemaat memberikan roti dan anggur perjamuan. Mereka yang bertugas memakai sarung tangan plastik. (Tribun manado / Christian Wayongkere)

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Bukankah Kitab Suci berkata: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik," dan lagi "seorang pekerja patut mendapat upahnya." (ay 18)

Paulus menegaskan hal itu, sesuai firman Tuhan. Firman Tuhan itu mengibaratkan seekor lembu yang sedang mengirik padi, untuk memisahkan beras atau isinya dari kulitnya dengan menarik rodannya. Hamba Tuhan ibarat lembu yang sedang bekerja keras untuk menghasilkan hal yang baik dan menguntungkan. Karena itu, adalah sangat tidak wajar bahkan suatu kesalahan besar jika orang yang sedang bekerja melayani Tuhan kemudian dihambat atau dihalangi.

Tugas mereka sangat banyak, berat dan berisiko. Karena itu jangan dihambat. Jangan "memberangus" hamba Tuhan dalam pelayanannya. Sebab pasti Tuhan akan bertindak membela hamba-Nya yang setia. Siapa mengalangi pelayanan para hamba Tuhan, tentu melawan Tuhan. Maka Tuhanlah yang akan berperkara.

Sebaliknya, Paulus menegaskan dan memerintahkan Timotius dan kita semua membantu, mendukung dan memberi upah yang layak. Bukan hanya menghormati. Menghormati pelayan itu harus dan wajib, tetapi itu belum cukup. Mereka harus diberi upah dua kali lipat.

Sebab Tuhan Yesus ketika mengutus para murid-Nya untuk memberitakan Injil, Dia mengatakan kepada mereka agar tidak usah membawa bekal. Sebab seorang penginjil akan hidup dari penginjilannya.

_"Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya."_ (Mat 10:10).Seorang hamba Tuhan, hidup dari pelayanannya.

Kitalah yang bertugas dan bertanggungjawab memberi penghormatan dan upah kepada para hamba Tuhan itu. Layanilah mereka seperti kita melayani Tuhan. Karena mereka adalah "representasi" Kristus di dunia, sebab mereka memberitakan Injil Kristus kepada dunia, termasuk kepada kita. Jangan tanyakan apalagi melempar tanggungjawab kepada orang lain.

Sebagai keluarga dan Kristen, kita haruslah turut serta bertanggungjawab mendukung pelayanan. Bukan "memberangus" atau menghambat serta menjadi batu sandungan dalam pelayanan. Sebaliknya kita harus menjadi penopang utama dalam pelayanan dan memberikan yang terbaik kepada para hamba Tuhan untuk pelayanan. Sehingga nama Tuhan dimuliakan dalam pelayanan kita bersama para pelayan-Nya. Amin

 DOA:  Tuhan Yesus, pakailah kami sebagai alat Tuhan untuk mendukung para hamba-Mu dalam melayani Tuhan demi kemuliaan nama-Mu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved