Breaking News:

RHK Sabtu 8 Januari 2022

BACAAN ALKITAB 2 Tawarikh 27:8-9 Yang Muda Yang Berkarya

Sebagai seorang kepala negara, Yotam memang sangat muda. Karena usianya baru 25 tahun.

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi Daud, Raja Israel 

  2 Tawarikh 27:8-9
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai seorang kepala negara, Yotam memang sangat muda. Karena usianya baru 25 tahun. Tapi faktanya, dalam kemudaannya itulah dia menjadi pemimpin nomor 1 dan berkuasa penuh untuk negaranya, Yehuda. Yah, di usia yang masih belia itu, dia sudah diangkat dan ditetapkan sebagai raja, menggantikan ayahnya raja Uzia yang telah mengakhiri kepemimpinannya setelah 52 tahun bertahta.

Padahal, jika membandingkan dengan di negeri kita, jangankan jadi kepala negara, untuk jadi gubernur saja dia tidak bisa. Karena terganjal oleh faktor usia masih terlalu muda (UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada). Dia hanya memenuhi syarat dicalonkan menjadi bupati, walikota atau wakilnya saja. Lebih dari itu, tidak bisa.

Kisah Daud, Raja Israel yang Dulunya Diasingkan oleh Keluarga, Hidup Dekat dengan Tuhan
Kisah Daud, Raja Israel yang Dulunya Diasingkan oleh Keluarga, Hidup Dekat dengan Tuhan (istimewa)

Namun karena Yehuda adalah kerajaan, maka hal itu dimungkinkan. Apalagi dia berasal dari trah nenek moyangnya, raja Daud.

Maka dalam kemudaannya itupun dia memulai kiprahnya, berkarya sebagai seorang raja muda. Maka meski masih muda, dia sudah berkarya dengan baik. Seperti anak-anak muda di zaman now: yang muda yang berkarya. Dan baik.

Diapun memerintah di Yehuda selama 16 tahun. Mengawali karir dan kepemimpinannya sebagai anak muda, tidak membuat dia lupa diri. Justeru membawa dia pada kesuksesan.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  "Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
  Kemudian Yotam mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud. Maka Ahas, anaknya, menjadi raja menggantikan dia. (ay 8, 9)

Di masa muda dan di masa kepemimpinannya sebagai seorang raja itu, raja Yotam mengukir sejarah dalam banyak hal. Dia membuktikan bahwa dia anak muda yang tidak dapat dianggap sebelah mata oleh para orang tua, karena dia bekerja dengan baik.

Bahkan, meski ayahnya Uzia jauh lebih lama menjadi pemimpin di Yehuda, yakni 52 tahun, tapi raja Yotam justeru dianggap lebih berhasil lagi. Dia sukses dalam berbagai hal.

Mengapa? Karena dia belajar dari keberhasilan atau kebaikan dan kegagalan ayahnya. Juga belajar dari kejahatan ayahnya di akhir masa jabatannya. Ayahnya, memang taat kepada Tuhan. Tapi di akhir kepemimpinan ya, dia gagal karena jatuh dalam dosa.

Itulah sebabnya, Yotam ingin membuat sesuatu yang berbeda. Di masa mudanya itu, dia memilih berkarya dengan baik. Dia memilih jalan Tuhan. Dia memilih hidup baik dan benar serta takut akan Tuhan. Dia belajar dari kegagalan ayahnya.

Allah melihat dan menilai karya si anak muda Yotam yang takut akan dia dan hidup baik dan benar, maka Allah memberkati dia. Tuhan membuat semua yang dikerjakan Yotam dalam bentuk apapun juga, berhasil. Tak ada sesuatu apapun yang gagal.

Kuncinya adalah, hidup takut akan Tuhan, patuh setia dan taat pada firman-Nya dan melakukan segala kehendak-Nya dalam hidup kita. Maka damai sejahtera Allah melingkupi kehidupannya.

Juga kehidupan kita. Jika kita ingin berhasil, maka ikutilah jalan Tuhan. Jika kita adalah anak muda, teladanilah si "pemuda Yotam." Dia telah memberi teladan kepada kita, terutama bagi anak muda bahkan semua orang percaya. Bahwa jika kita ingin sukses adalah mengikuti Tuhan. Jika kita ingin diberkati, maka hiduplah takut akan Tuhan, berperilakulah baik dan benar serta turutilah firman-Nya.

Jika kita telah melakukan itu, hai anak muda, berkaryalah dalam kemudaanmu, Tuhan membuat semuanya sukses dan lancar jaya, baik cita-citamu maupun segala usaha, pekerjaan dan pelayanannmu. Pun demikian berlaku bagi orangtua. Ikutlah Dia, lakukanlah kehendak-Nya dan berkaryalah. Pasti Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin

 DOA: Tuhan Yesus, ajarlah kami hidup takut Tuhan, berperilaku baik dan benar agar kami selalu hidup berkenan kepada-Mu dan pakailah kami untuk jadi berkat bagi semua orang. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved