Breaking News:

Digital Acitivity

Cerita Pemilik Coto Unyil Manado, Toto Subandi Selamat dari Musibah Terbakarnya KMP Tampomas

"Saya terjun saja dan langsung pingsan, tidak ingat apa-apa lagi saking takutnya," kata Toto kepada host Tribun Inspirasi, Charles Imanuel Komaling.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Toto Subandi bersama host Tribun Inspirasi, Charles Komaling. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kamis 26 Januari 1981 tak akan pernah dilupakan H Toto Subandi.

Hari itu nahas. KMP Tampomas yang ditumpanginya dari Jakarta menuju Ujung Pandang (Makassar), terbakar.

Kejadian pagi hari. Api dari dapur umum begitu cepat menjalar ke dek-dek.

Ratusan penumpang menyelamatkan  diri masing-masing. Mereka melompat ke laut.

Tak sedikit yang langsung tewas. Toto pun ikut melompat. Ia memeluk jasad sesama penumpang.

"Saya terjun saja dan langsung pingsan, tidak ingat apa-apa lagi saking takutnya," kata Toto kepada host Tribun Inspirasi, Charles Imanuel Komaling, Kamis (06/01/2021)

Ia sekarat. Sadar ketika hujan datang dan pingsan lagi.

"Saya ingat, ada perempuan yang datang memberi makan. Kalau haus, saya disuruh hisap jari. Entah itu mimpi tapi saya ingat demikian," ujarnya.

Toto putus harapan. Ia dihantui kematian. Jasad-jasad penumpang sebagian jadi santapan ikan. Termasuk jasad yang dipeluknya.

"Tinggal kepala dimakan ikan. Pelampungnya saya pakai. Saya cuma mampu berdoa dan berdoa," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved