Breaking News:

Digital Activity

Bincang-bincang dengan Kadis Pariwisata Talaud: Menggali Emas Biru di Bibir Samudera Pasifik

Pemerintah Kabupaten di wilayah paling utara Republik Indonesia ini telah menyiapkan lahan sebesar 600 hektare untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus.

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rizali Posumah
Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Talaud Stevenheiner Maharisit saat wawancara khusus dengan tribunmanado.co.id, di kedai Kopi Kenangan, kompleks Pasar Segar, Paal Dua, Kota Manado, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud memiliki komitmen yang kuat untuk membangun sektor pariwisata.

Dalam masa kepemimpinan Bupati Elly Engelbert Lasut, Pemerintah Kabupaten di wilayah paling utara Republik Indonesia ini telah menyiapkan lahan sebesar 600 hektare untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perbatasan Mane'e. 

Lahan ini terletak di tiga pulau yang disebut 3 Siku Emas, yakni Miangas, Nanusa dan Gemeh.

Ini diungkap Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Talaud Stevenheiner Maharisit saat wawancara khusus dengan tribunmanado.co.id, di kedai Kopi Kenangan, kompleks Pasar Segar, Paal Dua, Kota Manado, Jumat (7/1/2022).

Berikut petikan wawancaranya: 

Tribun Manado: bisa gambarkan sedikit tentang Kabupaten Kepulauan Talaud

Stevenheiner Maharisit: Talaud merupakan salah satu Kabupaten yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Sangihe.

Dimekarkan pada tahun 2002, dan saat ini pemerintah Kabupaten Talaud di bawah kepemimpinan Bupati Elly Engelbert Lasut memiliki visi Talaud Berkat. 

Berbicara tentang Talaud Berkat. Artinya Talaud itu harus Bersih, Elok, Ramah, Kasih, Aman dan Tangguh. 

Berkat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari koridor dari Dinas Pariwisata Talaud. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved