Breaking News:

RHK Jumat 7 Januari 2022

BACAAN ALKITAB 2 Tawarikh 27:7 - "Jasmerah"

Allah telah membuat segala sesuatu yang dikerjakan raja Yotam, berhasil. Dalam peperangan, dia meraih kemenangan besar, mengalahkan berbagai bangsa.

Editor: Aswin_Lumintang
ilustrasi 

  2 Tawarikh 27:7
TRIBUNMANADO.CO.ID - Allah telah membuat segala sesuatu yang dikerjakan raja Yotam, berhasil. Dalam peperangan, dia meraih kemenangan besar, mengalahkan berbagai bangsa. Ekonominya, sangat baik. Rakyatnya, sejahtera. Allah membawa kemenangan besar dan kesuksesan yang luar biasa bagi Yotam.

Memang, keberhasilan raja Yotam, diraihnya karena kuat tangan Tuhan yang menyertai, menolong, melindungi dan memberkatinya. Tetapi, Tuhan tentu mengulurkan tangan kasih dan kuasa-Nya untuk kemenangan Yotam, karena Yotam menunjukkan sikap dan prilaku hidupnya yang baik dan benar di hadapan Tuhan.

Renungan
Renungan (WWW.THOUGHTCO.COM)

Karena itu, kekuatan Yotam sebenarnya dasarnya adalah pada dirinya sendiri. Karena dia hidup takut akan Tuhan, maka Tuhan membuat segalanya dengan gilang gemilang. Jadi, secara manusia Yotam adalah "super hero" bagi bangsanya. Karena ketaatannya kepada Tuhan, maka dia meraih kesuksesan dalam segala hal.

Dan, Yehuda maupun Israel sebagai bangsa yang besar, sangat memegang apa yang dikatakan presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno. Yakni Jasmerah (jangan sekali-sekali melupakan sejarah). Maka sebagai penghormatan atas kepahlawanannya, raja Yotam pun ditulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda, maupun Israel.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Selebihnya dari riwayat Yotam, segala peperangan dan tingkah langkahnya, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda.  (ay 7)

Yehuda maupun Israel, adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar, yah pasti taat pada prinsip Jasmerah. Apalagi Israel terkenal sebagai "bangsa yang menulis." Nenek moyang Israel, terkenal gemar menulis, terutama berkaitan dengan sejarah peradaban iman atau kehidupan dalam pemeliharaan karya Allah bagi mereka.

Sebab, Allah Israel, yakni Allah kita, adalah Allah yang mengajarkan tentang cara hidup yang tertib, tertata, teratur dan baik. Sehingga semuanya itu tercatat atau terdokumentasi dengan baik. Banyak kitab sejarah, tua-tua yang dimiliki oleh bangsa Israel. Terutama kitab-kitab suci, yang berusia ribuan tahun sebelum Kristus (SM).

Inilah bukti bahwa kerajaan Yehuda dan Israel adalah bangsa yang taat pada prinsip Jasmerah. Karena Tuhan mengajarkan itu kepada mereka sejak semula. Budaya menulis dan mendokumentasi berbagai bukti sejarah, terutama berkaitan dengan firman Tuhan, tersimpan dengan baik.

Itulah Jasmerah kehidupan dalam sejarah gereja dan umat yang percaya. Tentang kepahlawanan raja Yotam pun demikian. Semuanya dicatat karena Jasmerah. Tentu, tentang Yotam adalah hal-hal baik yang dilakukannya.
Sahabat Kristus, apa yang kita lakukan hal ini juga akan menjadi sejarah dalam kehidupan kita di masa mendatang. Jasmerah, umumnya berkaitan dengan kepahlawanan dan tentang hal baik seseorang, termasuk yang dilakukan raja Yotam.

Marilah juga kita meninggalkan "Jasmerah" untuk anak cucu kita nanti, dari karya sebagai _legacy_ (warisan) kita kepada mereka dalam bentuk apapun juga. Sehingga, ketika mereka mendengar atau membaca tentang karya kita, maka mereka akan meneladani apa yang kita lakukan.

Dengan demikian, suatu saat nanti, meski kita telah pergi dari dunia ini, tetapi karya kita akan tetap hidup dan dapat menghidupkan anak cucu. Maka wariskanlah Jasmerah yang menjadi berkat baik bagi diri kita dalam kekinian, maupun untuk masa depan anak cucu kita. Dengan cara hidup yang takut akan Tuhan dan senantiasa memuliakan nama-Nya yang Kudus seterusnya dan selamanya. Amin

DOA:  Tuhan Yesus, mampukan kami mewarisi nilai-nilai kehidupan yang baik dan benar serta berkenan kepada-Mu kepada anak cucu kami, dan jadikan kami berkat bagi semua orang. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved