Breaking News:

Berita Sulut

Penipuan Berkedok Investasi Bodong Marak di Sulut, OJK: Hati-hati Penawaran Untung Fantastis

Kabag Edukasi Pelayanan Konsumen Industri Keuangan Non Bank dan Pasar Modal OJK Sulutgomalut mengimbau, masyarakat jangan mudah tergiur.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Pelayanan masyarakat di kantor OJK Sulutgomalut di Kota Manado. OJK mengimbau masyarakat hati-hati menerima beragam tawaran investasi, khususnya yang menjanjikan keuntungan tidak logis. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut kembali imbau masyarakat Sulut agar senantiasa berhati-hati menerima tawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil atau keuntungan tak wajar.

Ahmad Husain, Kabag Edukasi Pelayanan Konsumen Industri Keuangan Non Bank dan Pasar Modal OJK Sulutgomalut mengimbau, masyarakat jangan mudah tergiur.

"Hati-hati mengikuti penawaran investasi baik itu dengan kedok perdagangan forex, emas, saham, ataupun hal lainnya termasuk berkedok arisan online dengan janji keuntungan yang fantastis dan tidak logis," ujar Ahmad kepada Tribunmanado.co.id, Senin (03/01/2022).

Katanya, penawaran dengan untung fantastis pasti akal akalan dari oknum pelaku saja dan akan menimbulkan kerugian.

"Bahkan uang nasabah tidak akan kembali. Tidak ada investasi yang menjanjikan keuntungan sampai 100 persen, itu bohong," katanya.

Lanjut dia, OJK bersama Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta masyarakat agar sebelum mengikuti kegiatan investasi atau apapun namanya, arisan online dan lain lain, untuk memahami hal-hal berikut ini.

Pertama, memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

Kedua, memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

Ketiga, memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait itu, OJK Sulutgomalut mendukung dan mengapresiasi tindakan tegas pihak Kepolisian Resort Kota Kotamobagu yang telah menghentikan kegiatan investasi bodong berkedok arisan online atau donor dana.

Bahkan, Polres Kotamobagu telah menetapkan dua tersangka utama kegiatan tersebut yakni NYK dan NL.

Dikatakan, masyarakat bisa mengakses informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157 atau WA nomer 081157157157.

Bisa juga melalui email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id. (ndo)

Difasilitasi Sonya Kembuan, 13 Pemain U-16 Sulut Siap Jalani Pelatihan di Akademi AC Milan

Rumah Ainun Habibie Dihimpit Tempat Hiburan, Melok Besari : Setiap Malam Ngga Bisa Tidur

Apel Perdana PNS di Pemkab Bolmut, Ini Kata Bupati Depri

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved