Breaking News:

Berita Sulut

PD Pembangunan Sulut Ambil Alih PT Air, Direksi Malah Belum Tahu Menahu

Perusahaan pelat merah Kota Manado itu terendus dalam aktivitasnya terjadi dugaan korupsi dalam kerja sama dan pengelolaan aset.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) masih terus melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi dalam kerjasama dan pengelolaan aset oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Manado dan PT Air Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado PT Air anak Perusahaan PDAM Manado diobok-obok Kejaksaan Tinggi Sulut.

Perusahaan pelat merah Kota Manado itu terendus dalam aktivitasnya terjadi dugaan korupsi dalam kerja sama dan pengelolaan aset.

Buntut munculnya kasus korupsi itu, Pengelolaan PT Air diserahkan ke Perusahaan Daerah Pembangunan Sulut.

Perusahaan ini merupakan BUMD milik Pemprov Sulut.

Franky Paat, Direktur Utama PD Pembangunan Sulut sudah mengetahui PT Air pengelolaannya akan diserahkan ke perusahaan yang dipimpinnya. Hanya saja soal detailnya pengelolaan seperti apa, ia belum tahu persis

"Saya belum tahu, saya masih di Jakarta sejak tanggal 25 Desember, besok baru ada di Manado," ujarnya ketika dikonfirmasi tribunmanado.co.id, Senin (3/1/2022).

Tonny Kulit, Direksi PD Pembangunan Sulut pun sejauh ini baru mendengar soal pengalihan pengelolaan PT Air ke perusahaannya. Detailnya seperti apa Tonny pun belum tahu persis seperti apa.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) masih terus melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi dalam kerjasama dan pengelolaan aset oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Manado dan PT Air Manado.

Kejati Sulut menduga kerjasama tersebut menjadi sarana pengalihan atau penggelapan aset yang merugikan keuangan negara dan daerah.

Kejati Sulut juga menyita sejumlah aset milik PDAM Manado dan PT Air Manado berupa barang tak bergerak, barang bergerak, dan dokumen-dokumen kerjasama.

Lalu saat ini pengelolaan PT Air Manado diserahkan Perusahaan Daerah Pembangunan Sulut.

Hal tersebut dilakukan agar pelayanan PT Air Manado masih tetap berjalan di bawah pengawasan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulut serta Kejati Sulut.

Hingga kini, pihak Kejati Sulut masih terus melakukan penyelidikan.

"Masih terus diselidiki termasuk jumlah kerugiannya," kata Kepala Seksi (Kasi) Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sulut Theodorus Rumampuk, Senin (3/1/2022).  (ryo)

Awal 2022, Bupati dan Wabup Bolsel Lantik Ratusan Pejabat

Desember 2021, Manado Inflasi 0,95 Persen, Lagi-lagi Karena Rica dan Daging Babi

Ayu Ting Ting Mendadak Sedih, Ternyata Ingat Sosok Ini Segera Nikah, Teman Bertengkarnya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved