Breaking News:

Berita Sulut

Investasi Bodong Marak Terjadi di Sulut, Ini Kata Pengamat Ekonomi Dr Robert Winerungan 

Maraknya penawaran investasi bodong maupun pinjol ilegal ini secara umum melakukan kegiatannya usaha tanpa izin OJK.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Sriyani Buhang
Konfresensi pers terkait kasus investasi bodong di Kotamobagu, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Di tengah pandemi masih banyak ditemukan perilaku individu yang merugikan masyarakat melalui investasi bodong maupun pinjaman online (pinjol) illegal. 

Maraknya penawaran investasi bodong maupun pinjol ilegal ini secara umum melakukan kegiatannya usaha tanpa izin OJK

Menanggapi hal ini, Pengamat Ekonomi Sulut Dr Robert Winerungan angkat bicara. 

Menurutnya, Kegiatan usaha investasi bodong maupun pinjol illegal ini sebenarnya telah melakukan pelanggaran pidana yang sangat merugikan masyarakat. 

"Terhadap kelompok pelaku investasi bodong maupun pinjol illegal ini harus diwaspadai masyarakat.

Sebab, para pelaku pelaku investasi bodong dan pinjol illegal ini memanfaatkan tingkat literasi keuangan masyarakat yang masih kurang," kata Winerungan kepada Tribun Manado, Senin (3/1/2021).

Di sini, kata Winerungan, penting sekali masyarakat memiliki pengetahuan keuangan serta tentang investasi yang baik, bagaimana berinvestasi secara aman dan nyaman. 

"Berinvestasi adalah pilihan tepat jika ingin memutar keuangan atau dana, dan Investasi dilakukan sebagai bentuk simpanan untuk hari tua.

Bentuk dari investasi sendiri adalah bisa berinvestasi dalam produk keuangan dan bisnis secara langsung seperti investasi warung/toko, peternakan ayam dll," jelas Winerungan.

Selain itu, investasi dalam produk keuangan yang banyak menjadi pilihan banyak orang yakni saham dan obligasi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved