Breaking News:

Berita Kotamobagu

Pengamat Hukum Sebut Kapolres Kotamobagu Lemah Dalam Penindakan Mafia Tambang

Bagaimana mungkin seorang DPO yang sedang diburu polisi bisa melakukan tindakan kriminal baru. 

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado Nielton Durado.
Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kasus penganiyaan terhadap Mantan Bupati Boltim Sehan Landjar, yang dilakukan oleh oknum DPO Mabes Polri berinisial AJ. 

Ikut mendapatkan sorotan dari Kriminolog Unsrat Manado Dr Rodrigo Elias

Ketika dihubungi Tribunmanado.co.id, Jumat (31/12/2021), Dosen di Fakultas Hukum Unsrat Manado ini mengaku jika penindakan hukum didalam kasus ini sangatlah lemah. 

Ia mempertanyakan bagaimana mungkin seorang DPO yang sedang diburu polisi bisa melakukan tindakan kriminal baru. 

"Dari segi hukum kita bisa lihat kalau penindakan terhadap para mafia tambang Ilegal sangatlah lemah," kata dia. 

Rodrigo Elias menegaskan jika kelalaian hukum mungkin saja bisa terjadi. 

Tapi akan lain ceritanya jika ada unsur kesengajaan dalam hal ini pembiaran oleh pihak kepolisian. 

"Kalau lalai bisa saja, karena polisi juga manusia biasa. Tapi kalau sampai terjadi pembiaran, maka ini hal yang paling disayangkan," tegas dia. 

Rodrigo juga khawatir jika DPO yang berkeliaran bebas ini bisa berkedok mafia. 

Pada akhirnya, mereka punya kesepakatan dengan penegak hukum dan diberikan sejumlah uang dan fasilitas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved