Breaking News:

Berita Minahasa

Unsrit Tomohon Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Kepada Kelompok Tani di Desa Watumea Minahasa

Unsrit melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Eceng Gondok di Watumea

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
mejer lumantow/tribun manado
Unsrit Tomohon melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Eceng Gondok pada Kelompok Tani Wanuata di Desa Watumea Kecamatan Eris, Minahasa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (UNSRIT) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Baku Eceng Gondok pada Kelompok Tani Wanuata di Desa Watumea Kecamatan Eris, Minahasa.

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2021.

Ketua Tim Pelaksana Mecky Pandelaki Spt M.Si mengatakan kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap, selama bulan Desember tahun 2021 dan dihadiri oleh seluruh anggota kelompok Tani Wanuata.

"Jadi tujuan dari kegiatan ini yaitu agar supaya kelompok tani Wanuata dapat membuat sendiri pupuk organic berbahan baku eceng gondok dan memotivasi masyarakat sekitar dalam memanfaatkan pupuk organic eceng gondok sebagai salah satu alternatif pupuk tanaman," jelas Pandelaki kepada Tribunmamado.co.id, Kamis (30/12/2021).

Dikatakannya, latar belakang kegiatan ini sendiri yaitu keberadaan eceng gondok di danau tondano yang semakin mengkhawatirkan untuk terjadinya pendangkalan dan kerusakan ekosistem danau.

Disatu sisi, berdasarkan hasil penelitian, eceng gondok merupakan salah satu tumbuhan air yang potensial untuk diolah menjadi pupuk organic karena mengandung beberapa unsur Hara tanah yang baik dalam pertumbuhan tanaman.

"Tentunya melalui proses fermentasi menggunakan larutan EM4 maka tumbuhan yang selama ini dianggap sebagai gulma dapat dimanfaatkan sebagai campuran pupuk organic," terang Pandelaki.

Oleh karena itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNSRIT mengadakan kegiatan pelatihan bagi Kelompok Tani Wanuata yang berada di desa Watumea Kecamatan Eris untuk membuat pupuk organic berbahan baku enceng gondok," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNSRIT Aprildy R.A. Ferdinandus, ST, MT berharap lewat pelatihan ini kelompok Tani Wanuata dapat menjadi pioneer dalam pembuatan pupuk organic eceng gondok.

"Harapannya ini bisa diimplementasikan secara berkelanjutan oleh kelompok tani Wanuata untuk mengembangkan pupuk organic eceng gondok kedepan," harap Rektor Unsrit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved