Breaking News:

Berita Sitaro

Kasus DBD di Sitaro Terus Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada

Saat ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus dibayangi ancaman penyebaran Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Octavian Hermanses/Tribun manado
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro melakukan fogging di salah satu wilayah yang terdapat kasus DBD. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Saat ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus dibayangi ancaman penyebaran Demam Berdarah Dengue atau DBD.

Pasalnya, penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu terus menyebar di berbagai wilayah di Kabupaten Sitaro.

Data yang diperoleh tribunmanado.co.id mencatat, jumlah penderita DBD hingga Kamis, 30 Desember 2021 hari ini sebanyak 29 kasus dengan empat angka kematian.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, Conny Bawotong menyebut, dari jumlah tersebut terdapat 13 kasus di wilayah Siau dan sisanya di wilayah Tagulandang.

“Makanya saat ini kami terus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya terkait 3M plus,” kata Bawotong, Kamis (30/12/2021).

Menurutnya, pola pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M plus atau menguras dan menutup tempat penampungan air hingga mengubur barang bekas lebih efektif dari pada melakukan fogging.

“Fogging dalam pelaksanaannya membutuhkan persyaratan antara lain, harus ada kasus DBD dalam radius 100 meter dan proporsi jentik nyamuk hasil pemeriksaan epidemologi sebesar 20 persen,” terang Bawotong.

Dia menjelaskan, fogging atau penyemprotan insektisida hanya mampu membunuh nyamuk dewasa, dan tidak pada jentik nyamuk.

“Tanpa adanya pemberantasan sarang nyamuk, akan sulit menekan penyebaran DBD. Karena ketika jentik nyamuk tidak mati, maka kemapuan hidup nyamuk dewasa akan lebih kuat dan kebal terhadap insektisida,” jelasnya.

Dengan demikian, Bawotong menyebut seringkali didapati adanya penyebaran DBD di suatu wilayah tertentu meski telah dilakukan fogging di seputaran wilayah tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved