Berita Sulut

Sederet Pencapaian Mayjen TNI Wanti Mamahit Selama Bertugas Sebagai Pangdam Merdeka

"Selama tiga bulan menjabat saya bolak balik Poso, dan hasilnya pemimpin MIT tewas, sehingga tinggal empat buronan lagi."

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Andreas Ruaw
Mayjen TNI Wanti W F Mamahit. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menjelang masa pergantian Pangdam XIII Merdeka, ada beberapa pencapaian dari Mayjen TNI Wanti W F Mamahit saat menjabat Pangdam XIII Merdeka.

Yang pertama ialah saat dirinya sudah tiga bulan jadi Pangdam yang mana telah dikonfrimasi bahwa Pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Ali Kalora, tewas.

"Selama tiga bulan menjabat saya bolak balik Poso, dan hasilnya pemimpin MIT tewas, sehingga tinggal empat buronan lagi yang harus dicari dari sebelumnya ada sembilan DPO," katanya.

Setelah menangani permasalahan yang ada di Poso, Mayjen TNI Wanti Mamahit juga berkesempatan terlibat langsung dalam agenda Garuda Shield yakni pelatihan TNI dengan US Army.

Di samping tugasnya dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan NKRI, Mayjen TNI Wanti Mamahit juga melakukan berbagai program pembangunan dan aksi sosial dalam wilayahnya.

Yang pertama Proyek pekerjaan pemeliharaan Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi I yang bekerja sama dengan Kodam XIII/Merdeka saat ini sudah selesai.

Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja selama tiga bulan, terhitung dari bulan Agustus hingga Desember 2021.

Berdasarkan data dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, pihak Kodam XIII/Merdeka bersama BWSS I telah melakukan pemeliharaan Ecenggondok di Danau Tondano kurang lebih seluas 230 ha.

Dari luas Danau Tondano yang seluas 4.700 ha, luas Ecenggondok berdasarkan pemetaan terakhir ada sekitar 300an.

Kemudian ada juga program aksi sosial masyarakat seperti bantuan Lamtera (Lampu Tentara Rakyat).

Yang mana Lamtera (Lampu Tentara Rakyat) dirancang untuk memenuhi kebutuhan penerangan warga di  daerah-daerah terpencil, khususnya warga yang kurang mampu.

Lampu bertenaga surya ini diproduksi anak bangsa yang bekerja sama dengan Markas Besar TNI AD.

Mamahit mengatakan bantuan Lamtera ini dapat membantu masyarakat yang selama ini tidak dapat mengakses kebutuhan listrik berbayar.

"Agar masyarakat tetap dapat menikmati penerangan, bahkan secara gratis, dengan sumber tenaga matahari," katanya.

Diketahui, Mayjen TNI Wanti WF Mamahit yang dimutasi jadi Pati Mabes TNI, menjelang masa pensiun, bakal diganti oleh Mayjen TNI Denny Tuejeh.

Hasil Timnas Indonesia Vs Thailand: Skuad Garuda Diobok-obok, Gajah Perang Unggul 3-0 Lewat Supachok

Terungkap Sosok Menantu Idaman Umi Kalsum, Sementara Ayah Rozak Sudah Pasrah

4 Zodiak Ini Paling Cuek, Kerap Bersikap Tak Peduli dengan Cibiran, Zodiakmu Termasuk?

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved