Breaking News:

Berita Bolmong

Natal di GMIBM Pniel Tumobui Kotamobagu, Pdt Gina Siwu Ingatkan Jemaat Kewajiban Saling Mengasihi

Ratusan anggota jemaat Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Pniel Tumobui, Kota Kotamobagu khusyuk menjalani Ibadah Natal

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fernando lumowa/tribun manado
Ibadah Natal Yesus Kristus Jemaat GMIBM Pniel Tumobui, Kota Kotamobagu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ratusan anggota jemaat Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) Pniel Tumobui, Kota Kotamobagu khusyuk menjalani Ibadah Natal, Sabtu (25/12/2021).

Ini kali kedua jemaat beribadah di tengah pandemi Covid-19. Meski ada pembatasan tapi jemaat membludak. Sebagian jemaat terpaksa mengikuti ibadah di halaman gereja dan selasar.

Bangunan  utama gereja, gedung pertemuan tak mampu menampung jemaat yang antusias datang ibadah.

Meskipun demikian, protokol kesehatan tetap berjalan. Semua duduk berjarak dan pakai masker. Hand sanitizer disediakan di pintu-pintu.

Ada petugas khusus yang melayani pemakaian hand sanitizer usai jemaat membawa persembahan.

Meski demikian, ibadah tetap khusyuk. Khadim Pdt Gina Rumondor-Siwu MTh berkhotbah mengacu pembacaan firman Tuhan dari 1 Petrus 1:22.

Bunyi nas itu, Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Pdt Gina mengingatkan jemaat pentingnya merawat kebersamaan berlandaskan cinta kasih Kristus.

Jemaat diajak menjaga kehidupan yang rukun dan damai disertakan sukacita iman kasih Kristus.

Pdt Gina menceritakan, firman Tuhan mengisahkan bacaan firman kali menceritakan jemaat Kristen di Asia Kecil yang sedang mengalami penderitaan.

Jemaat mula-mula yang mengalami penganiayaan oleh Romawi. Termasuk oleh di kelompok yang menganggap Iman Kristen yang menjadi musuh mereka.

"Jemaat ini, iman mereka ditantang, apakah buah Kekristenan, yaitu mengasihi sesama dinyatakan. Tetap mengasihi meski di tengah penganiayaan," jelas pendeta.

"Dari firman Tuhan ini mengandung pedan apakah jemaat Tuhan bisa menjadi berkat di mana mereka dianiaya?" katanya.

Lanjut pendeta, dari firman itu jemaat bisa belajar agar tetap berbuat baik.
"Kita mengasihi orang lain tanpa melihat latar belakang dan sebagainya," katanya.

Pdt Gina mengatakan, Natak mengajarkan nilai Cinta Kasih Allah kepada manusia dan alam ciptaan.

Cinta kasih yang tanpa menuntut balas. Cinta kasih  dengan keluarga, orangtua, anak dan lingkungan.

"Jangan nanti Desember torang baku bae. Nanti Desember torang baku sayang. Kong tu bulan yang lain baku marah?" katanya berpesan.

Lurah Tumobui, Yodi Estefanus Tumbelaka dalam pesan Natalnya memberi pesan kiranya jemaat boleh tetap saling mengasihi.

"Kiranya Natal memberi berkat damai sejahtera, kesehatan dan kekuatan," kata Tumbelaka.

Katanya, jemaat patut bersyukur karena masih boleh merayakan Natal Yesus Kristus di tengah pandemi Covid-19.(ndo)

Baca juga: Antisipasi Cuaca Extreem LaNina Bendungan Lolak Kini Dilengkapi Alat Pendeteksi Longsor

Baca juga: Pantas Tak Kunjung Hamil, Dewi Perssik Merasa Menikah Hanya Status saat Jadi Istri Saipul Jamil

Baca juga: Respon Cepat, Anggota Polres Minahasa dan BPBD Bersihkan Pohon Tumbang di Kelurahan Wulauan

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved