Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Malam Natal 24-25 Desember 2021, Waspada Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi

Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk malam natal pada 24-25 Desember 2021 di sejumlah wilayah.

Pixabay/jplenio
Peringatan Dini BMKG Malam Natal 24-25 Desember 2021, Waspada Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk malam natal pada Jumat Sabtu 24-25 Desember 2021 di sejumlah wilayah.

Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

Malam natal pada 24-25 Desember 2021 di sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Baca juga: Ingat Mbah Minto? YouTuber Asal Klaten yang Terkenal karena Gagal Mudik Itu Kini Kabarnya Meninggal

Baca juga: Masih Ingat Pasangan Crazy Rich? Pengantin Diberi Mahar 200 Emas, Kabarnya Kini Hidup Makmur

Baca juga: Gempa Tadi Pukul 10.08 Kamis 23 Desember 2021, Guncang Kekuatan Magnitudo 3,1 SR

Hal ini disampaikan oleh Kepada BMKG, Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers yang digelar BMKG bertajuk Update Perkembangan Suspect Area Potensi Bibit Siklon di Laut Timor-Arafura, Rabu (22/12/2021).

Sejak kemarin, Selasa (21/12/2021), BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclon Warning Center (TCWC) selama 24 jam dalam periode 7 hari, terus melakukan pemantauan potensi terjadinya bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada kondisi cuaca dan gelombang signifikan di wilayah Indonesia.

"Berdasarkan analisis dinamika atmosfer hari ini (Rabu, 22 Desember 2021 jam 07.00 WIB), Jakarta TCWC mengidentifikasi adanya peningkatan potensi pembentukan pola sirkulasi siklonal (pusaran angin) yang dapat meningkat menjadi suspect area potensi bibit siklon tropis," kata Dwikorita.

Suspect area berpotensi bibit siklon tropis ini terpantau di sekitar perbatasan wilayah Laut Timor dan Arafura atau sekitar perairan selatan Kepulauan Tanimbar (Saumlaki) dalam periode 2 hari ke depan seiring dengan menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin sistem terebut.

Dwikorita menyebutkan, suspect area tersebut mempunyai kecenderungan bergerak ke arah selatan hingga barat daya menuju wilayah perairan utara Australia.

"Dalam 72 jam kedepan atau 3 hari ke depan, suspect area diperkirakan akan menguat cukup signifikan terutama di hari Sabtu dan Minggu (24-25 Desember 2021)," jelasnya. 

Penguatan suspect area yang signifikan ini ditandai dengan menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin diatas 25 knot dengan kemungkinan pusat sistemnya sudah berada di Area Tanggung Jawab TCWC Australia.

Berdasarkan pemodelan prediksi BMKG, probabilitas potensi menjadi siklon tropis yakni sebagai berikut.

Kamis (+24 jam) : potensi Rendah

Jumat (+48 jam) : potensi Rendah-Sedang

Sabtu (+72 jam) : potensi Sedang-Tinggi

Minggu (+96 jam) : potensi Tinggi

"Ini perlu diwaspadai dan ditingkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang bisa jadi akan hujan intensitas lebat ataupun gelombang tinggi, terutama di wilayah Timur Indonesia sekitar keberadaan potensi bibit siklon ini," kata dia.

Bahkan, sebelum malam Natal, Anda yang akan beraktivitas di wilayah berikut harus mewaspadai potensi hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Dwikorita dalam pemaparannya menjelaskan, terkait dengan keberadaan sistem suspect area tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini khusus untuk periode 3 hari ke depan, 22-24 Desember 2021.

1. Potensi hujan

Potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

2. Potensi angin kencang

Potensi angin kencang berpeluang terjadi di Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

3. Potensi gelombang tinggi

Potensi tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter termasuk kategori sedang berpeluang terjadi di Laut Seram, Perairan Kaimana, Perairan Kepulauan Aru, Perairan Kepulauan Sermata hingga Tanimbar, Perairan Amamapare hingga Agats bagian utara, dan Laut Arafura.

Sedangkan, potensi tinggi gelombang laut yang bisa mencapai 2.5 - 4.0 meter kategori tinggi berpeluang terjadi di Laut Flores bagian timur, Perairan selatan Baubau hingga Kepulauan Wakatobi, Laut Banda, Perairan selatan Pulau Buru hingga Pulau Seram, Perairan Kepulauan Kai, dan Perairan Fakfak.

Saran keselamatan dari BMKG

Dwikorita berkata, untuk memperkuat informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem di level daerah, UPT BMKG wilayah Propinsi secara aktif melakukan diseminasi informasi peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"BMKG melalui Jakarta TCWC terus melakukan pemantauan perkembangan potensi sistem bibit siklon tersebut dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya," ujarnya.

Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, BMKG mengimbau untuk memperhatikan beberapa hal berikut.

1. Menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak.

2. Menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

3. Mewaspadai potensi dampak seperti banjir, bandang, banjir pesisir, tanah longsor terutama di daerah yang rentan.

4. Stakeholder terkait dapat terus mengintensifkan koordinasi dalam rangka antisipasi bencana hidrometeorologi.

5. Selalu memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG melalui kanal informasi BMKG.

(Kompas.com/Ellyvon Pranita)

Prakiraan Cuaca Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspada Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi pada Malam Natal"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved