Kabar Israel

Israel Lakukan Gebrakan, jadi Negara Keempat Lakukan Dosis Vaksin Keempat

Israel mengumumkan pada hari Selasa (21/12/2021) akan menawarkan suntikan vaksinasi keempat untuk warga di atas 60 tahun atau golongan rentan.

Editor: Rhendi Umar
AFP/Thomas Coex
Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017. 

Perjalanan dari Israel ke negara-negara merah dilarang, kecuali dengan izin dari komite khusus.
Warga Israel yang terbang dari negara merah harus memasuki karantina tujuh hari bahkan jika mereka telah divaksinasi sepenuhnya.
Masuknya non-warga negara telah dilarang sejak bulan lalu.

Definisi "vaksinasi penuh" di Israel mengharuskan pelancong berusia 12 tahun atau lebih dan telah menerima suntikan booster setidaknya satu minggu sebelumnya atau dalam waktu enam bulan setelah menerima suntikan vaksinasi kedua.

November lalu, Israel membuka vaksinasi untuk anak-anak berusia 5 tahun.
Pada bulan Januari, Israel meluncurkan kampanye imunisasi yang paling cepat dan paling luas jangkauannya di dunia melalui mobilisasi sistem perawatan kesehatan nasional digital yang terorganisir.

Bulan lalu, Menteri Kesehatan Nitzan Horowitz mengatakan keputusan Israel untuk mulai menawarkan suntikan booster pada Juli "dibenarkan."
Saat itu varian delta menyebar ke seluruh dunia tetapi booster belum disahkan oleh Food and Drug Administration AS.

Clalit, HMO terbesar di Israel, telah menemukan bahwa suntikan ketiga vaksin Pfizer-BioNTech 92 persen efektif dalam mencegah penyakit serius dan 93 persen efektif dalam mencegah rawat inap, dibandingkan dengan berkurangnya perlindungan dari hanya dua dosis, menurut sebuah studi skala besar yang diterbitkan dalam jurnal medis Lancet pada bulan Oktober.

Dari populasi 9,3 juta, 6,4 juta penduduk Israel telah menerima suntikan pertama, 5,8 juta kedua dan 4,1 juta ketiga, menurut Kementerian Kesehatan.
Israel telah mencatat setidaknya 8.235 kematian akibat virus corona sejak awal pandemi.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved